M-RADARNEWS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melantik dan mengambil sumpah jabatan 1.882 pejabat administrator, pengawas, ketua subkelompok, pejabat fungsional, serta kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pelantikan tahap kedua ini digelar di Halaman Balai Kota Jakarta, pada Rabu (19/11/2025).

Adapun pejabat yang dilantik terdiri atas pejabat administrator, pengawas, dan ketua subkelompok sebanyak 686 orang. Sementara itu, pejabat fungsional yang dilantik berjumlah 523 orang, mencakup 20 jenis jabatan dari 14 perangkat daerah melalui mekanisme pengangkatan pertama maupun perpindahan dari jabatan lain.

Selain itu, pejabat fungsional guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah (kepsek) negeri tercatat sebanyak 673 orang.

Dalam arahannya, Gubernur Pramono menegaskan, bahwa pelantikan dan pengukuhan tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi guna memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif, responsif, dan adaptif terhadap dinamika yang terus berkembang.

“Pelantikan tahap kedua ini menjadi bagian dari agenda penataan dan penguatan birokrasi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Amanah ini menuntut komitmen kuat, kedisiplinan, integritas, serta kemampuan berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan pelayanan publik menjadi prioritas. Seluruh aparatur sipil negara (ASN) didorong untuk terus meningkatkan kompetensi dan kinerja agar mampu menjawab tantangan pembangunan kota.

Gubernur Pramono menjelaskan, bahwa seluruh proses promosi, rotasi, dan mutasi jabatan dilakukan berdasarkan ketentuan resmi, termasuk Keputusan Presiden, rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Keputusan Gubernur.

“Semua proses mengikuti mekanisme merit system untuk memastikan kesesuaian kompetensi dengan kebutuhan organisasi. Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan adaptif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Pramono juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik bahwa Pemprov DKI akan terus menyediakan ruang pengembangan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia. Ia mendorong terciptanya inovasi pelayanan publik yang cepat dan solutif di seluruh wilayah Jakarta.

“Saya menekankan pentingnya semangat jaga Jakarta, sehingga seluruh aparatur dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keberlangsungan pelayanan publik, sekaligus memastikan stabilitas sosial di setiap wilayah,” pungkasnya.

 

 

 


Editor: Rachmad QHJ
Spread the love