JAKARTA, (M-RADARNEWS.COM),-            Pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Indonesia pada tahun 2020 yang digelar secara serentak kali keempat adalah bagi daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir pada tahun 2021.

“Bahwa pilkada serentak yang akan digelar pada tanggal 9 Desember 2020 ditengah pandemi COVID-19 nanti akan diikuti 270 daerah (9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota) telah menjadi perhatian masyarakat luas secara nasional,” ujar yakub ismail ketua umum IMO-Indonesia, Senin (09/11/2020) di Jakarta.

Maka sebagai bentuk partisipasi terhadap penerapan dan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) dalam penyelenggaraan pesta demokrasi di tengah pandemi ini. IMO-Indonesia sebagai organisasi media online secara nasional yang memiliki ;

VISI
– Menjadi Organisasi Media Online Yang Berimbang Dalam Pemberitaan dan Pemersatu Kebhinekaan

MISI
– Menjadikan Media Online Bagian Dari Industri Pers Yang Memiliki Nilai Tambah.

– Memperjuangkan Regulasi Yang Berpihak Kepada Industri Pers Online.

– Mencerdaskan Kehidupan Berbangsa Dengan Pemberitaan Yang Benar Dan Berimbang.

“IMO-Indonesia akan turut ambil bagian dengan melakukan komunikasi publik melalui webinar yang akan dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah IMO-Indonesia yang daerahnya mengikuti pilkada serentak,” jelas Yakub.

Adapun, situasi pandemi saat ini tentunya memerlukan andil banyak pihak dan seluruh anak bangsa untuk dapat turut menjaga demokrasi dalam perlehatannya di pilkada serentak.

IMO-Indonesia sebagai organisasi media tentunya memiliki komitmen untuk independen untuk tidak masuk dalam ruang politik dalam gelaran Pilkada Serentak tersebut.

“IMO-Indonesia hanya akan fokus pada pelaksanaan serta implementasi protokol kesehatan dalam penyelenggaraan pilkada serentak tersebut,” ungkap Yakub.

Hal tersebut tentunya dapat dijadikan masukan dalam pelaksanaannya di wilayah, serta tentunya menjadi sebuah sarana informasi bagi masyarakat luas akan kesiapan protokol kesehatan pilkada

“Sehingga pelaksanaan pilkada dapat berbanding lurus dengan penerapan protokol kesehatan dimasing-masing wilayah,” kata Yakub. Dan hal tersebut dapat menjawab serta lebih menyakinkan publik terhadap pelaksanaan pilkada serentak di tengah pandemi ini.

“Insya Allah dengan upaya serta peran serta banyak pihak akan menjadi keberhasilan serta kemenangan bersama seluruh Bangsa Indonesia,” ujarnya.

Adapun, untuk dapat menjaga independensi dalam pelaksanaannya, IMO-Indonesia hanya akan melibatkan pihak sebagaimana yang tertera dalam Term of Reference. (tim/*)

Facebook Comments Box