M-RADARNEWS.COM, JATIM – Pada Kamis pagi, 10 Juli 2025, tim gabungan mengevakuasi satu jenazah perempuan tanpa identitas di kawasan pesisir Pantai G-Land (Plengkung), Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi. Jenazah ini diduga kuat sebagai korban ke-14 dari insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali.
Penemuan jenazah terjadi sekitar pukul 03.58 WIB. Dua warga setempat, Muhahir dan Nanang, yang sedang berpatroli di sepanjang garis pantai Blok Kacangan, dikejutkan oleh sesosok tubuh yang tergeletak di pasir. Keduanya tak buang waktu dan segera melaporkan temuan tersebut ke Polsek Tegaldlimo.
Baca juga: Kapolresta Banyuwangi Pimpin Evakuasi Jenazah Diduga Korban KMP Tunu Pratama Jaya di Teluk Banyubiru
Menindaklanjuti laporan warga, sekitar pukul 07.00 WIB, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi. Tim ini dipimpin oleh Kapolsek Tegaldlimo IPTU Sadimun, dengan melibatkan personel TNI, Polri, tenaga medis, serta petugas dari Balai Taman Nasional Alas Purwo.
Proses evakuasi jenazah berlangsung lancar, meskipun lokasi penemuan berada di kawasan terpencil dan berbatasan langsung dengan hutan lindung. Jenazah berhasil dievakuasi dalam kondisi tanpa identitas yang melekat.
Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Blambangan, Banyuwangi, untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI). Tim DVI akan mencocokkan data ante mortem (data sebelum kematian) dan post mortem (data setelah kematian) guna memastikan identitas korban.
Hingga saat ini, aparat gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban lain yang belum ditemukan atas insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. (by/*)
