M-RADARNEWS.COM, JATIM – Usai merayakan kemenangan meraih juara Liga 4 Kapal Api Jawa Timur (Jatim), klub sepak bola kebanggaan masyarakat Banyuwangi, Persewangi kini mulai ternoda dengan munculnya keluhan dari beberapa eks pemain terkait hak kompensasi pasca pemutusan kontrak.

Salah satu eks pemain berinisial RL, mengaku belum menerima kompensasi yang menurutnya menjadi bagian dari kesepakatan kontrak. Ia mengungkapkan, bahwa dirinya telah berupaya menghubungi pihak manajemen klub, namun belum mendapat respon.

“Sampai sekarang saya belum dibayar kompensasi. Padahal kontraknya jelas dan disepakati kedua belah pihak. Saya tidak mengundurkan diri, tapi dicoret. Di klub manapun, pemain yang dicoret itu umumnya tetap mendapat hak kompensasi,” kata RL dikutib, pada Rabu (09/04/2025).

RL menyayangkan sikap manajemen yang disebutnya tidak merespons komunikasi yang ia lakukan, baik melalui telepon maupun pesan singkat. Ia bahkan menyebut berencana membawa persoalan ini ke Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), jika tidak ada itikad baik dari klub.

“Saya tunggu etikad baik, tapi sampai sekarang belum ada tanggapan. Kalau begini terus, bagaimana Persewangi bisa maju?” ucap RL.

Keluhan serupa juga disampaikan pemain lain berinisial RR, yang menyebut masih menunggu kejelasan dari pihak sekretaris tim. “Semalam sempat dibalas katanya masih mau dikomunikasikan lagi soal hak kompensasi saya. Tapi sampai sekarang belum ada kabar lanjutan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Persewangi Banyuwangi belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi kepada manajemen klub juga belum mendapatkan jawaban. (by/*)

Spread the love