Pemprov dan BPKP Bali Perkuat Sinergi Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Nasional

BALI, (M-RADARNEWS),-                Gubernur Bali, I Wayan Koster menegaskan komitmen untuk peningkatan sinergitas dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bali dalam melaksanakan pengawasan intern terhadap akuntabilitas keuangan daerah, pemberian asistensi penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah, dan laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.

Selain itu, Koster juga mengungkapkan dukungan nyata Pemprov Bali pada Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). “Di Bali, produk lokal adalah prioritas kita seperti tenun endek, yang saya dorong terus penggunaannya,” katanya di kantor Gubernur Bali, Senin (13/02/2023).

Didampingi Kepala Inspektorat Provinsi Bali, I Wayan Sugiada, Ketua DPD PDIP Bali ini juga berharap pembinaan dari BPKP bagi lembaga-lembaga keuangan tingkat desa di Bali agar bisa makin digencarkan ke depannya, mengingat besarnya potensi ekonominya, terutama ditingkat desa adat.

“Badan Usaha Milik Desa Adat (BUMDA) di Bali sangat bagus berjalan di Bali, karena didukung pula dengan aturan adat, sehingga sangat potensial dikembangkan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali Muhammad Masykur menyampaikan, secara umum Bali relatif baik dalam penilaian Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) berada di indeks Level 3. Hal ini berarti kemampuan APIP di lingkungan Pemprov Bali telah sanggup melakukan penilaian tentang efisiensi, efektivitas, ekonomis terhadap suatu kegiatan, serta mampu memberikan konsultasi pada tata kelola, manajemen risiko dan pengendalian internal.

“Indeks ini termasuk yang terbaik di Indonesia. Saya harap, ke depan Bali bisa masuk level 4,” tandasnya.

Masykur juga mengatakan, BPKP akan melaksanakan workshop yang akan diikuti seluruh desa di Bali terkait pengelolaan keuangan pada akhir Februari atau awal Maret mendatang. “Rencanya, kepala BPKP pusat akan hadir,” bebernya.

Terkait produk lokal endek Bali, Masykur sangat mendukung pengembangan produk tenun tradisional Bali tersebut. Terlebih secara kualitas, Endek dilihat dari motif sangat indah dengan paduan warna-warna berbahan natural.

“Saya sangat senang memakai endek sejak bertugas di Bali,” ungkapnya. (red/fbk)

Tutup