M-RADARNEWS.COM, JATENG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) akan melakukan pengecekan dan evaluasi terkait dugaan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kudus. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi faktual di lapangan dan menelusuri sumber permasalahan.
Wakil Gubernur (Wagub) Jateng, Taj Yasin Maimoen mengatakan, bahwa pihaknya tidak ingin berspekulasi sebelum proses verifikasi selesai dilakukan.
“Ya nanti kita cek ya. Kita lihat, nanti kita evaluasi MBG-nya, sehingga bisa kita tentukan permasalahannya di mana, apakah dari makanannya atau dari distribusinya,” ujar Taj Yasin seusai menghadiri sebuah acara di Po Hotel Semarang, Kamis (29/01/2026).
Wagub menegaskan, bahwa penanganan akan dilakukan secara bertahap dan sesuai prosedur. “Nanti kita lihat seperti apa, dan kelanjutannya bagaimana. Ada tahapan-tahapannya,” imbuhnya.
Isu dugaan keracunan ini mencuat setelah beredar laporan, bahwa lebih dari 100 siswa SMA Negeri 2 Kudus, mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan MBG.
Pemprov Jateng memastikan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, dan instansi terkait untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut serta menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
Selain itu, Pemprov Jateng juga akan meminta seluruh sekolah pelaksana program MBG di daerah lain untuk memperketat pengawasan. Pemerintah juga menekankan pentingnya memastikan pelaksanaan program MBG tetap sesuai standar keamanan pangan. (ed/**)
