Perkuat Ekonomi Desa, Tim Evaluasi Itjen TNI Tinjau Progres Koperasi Merah Putih

Perkuat Ekonomi Desa, Tim Evaluasi Itjen TNI Tinjau Progres Koperasi Merah Putih

M-RadarNews, Bali – Komandan Kodim 1619/Tabanan, Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., mendampingi kunjungan kerja Tim Evaluasi Percepatan Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dari Mabes TNI di wilayah Kabupaten Tabanan, pada Rabu, 1 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung di lokasi KDKMP ini bertujuan untuk meninjau langsung progres fisik, tata kelola, serta kesiapan operasional koperasi yang diproyeksikan menjadi pilar ekonomi masyarakat desa.

Latar Belakang Program Koperasi Merah Putih

Program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif strategis TNI untuk memperkuat ekonomi desa dan mewujudkan ketahanan pangan nasional. Koperasi ini dirancang sebagai lembaga ekonomi yang dikelola oleh masyarakat desa dengan pendampingan dari TNI, khususnya melalui jajaran Kodim di seluruh Indonesia.

Di wilayah Kodim 1619/Tabanan, program ini telah berjalan sejak awal tahun 2026 dan kini memasuki tahap evaluasi pembangunan fisik serta kesiapan operasional.

Kunjungan Tim Evaluasi Itjen TNI

Tim Evaluasi yang dipimpin oleh perwakilan Inspektorat Jenderal TNI (Itjen TNI) melakukan peninjauan langsung ke beberapa lokasi KDKMP di Kabupaten Tabanan. Mereka memeriksa kesesuaian pembangunan infrastruktur dengan rencana awal, termasuk bangunan fisik, sistem tata kelola, dan kelengkapan sarana prasarana.

Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menegaskan komitmen jajarannya dalam mengawal program strategis ini agar selesai tepat waktu dan berdaya guna bagi warga.

“Kami di jajaran Kodim 1619/Tabanan berkomitmen penuh mendukung dan mengawal program KDKMP ini hingga tuntas. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci utama. Kami berharap kehadiran koperasi ini nantinya benar-benar mampu mendongkrak perekonomian berbasis desa dan memperkuat ketahanan pangan wilayah,” ujar Letkol Inf Muhamad Arifianto.

Progres Fisik dan Tata Kelola

Berdasarkan hasil evaluasi, progres pembangunan fisik KDKMP di Kabupaten Tabanan telah mencapai lebih dari 70 persen. Beberapa aspek yang menjadi fokus penilaian antara lain:

  • Kesiapan bangunan utama koperasi (gudang, ruang administrasi, dan tempat transaksi).
  • Ketersediaan sistem pencatatan keuangan dan administrasi yang transparan.
  • Pelatihan pengurus koperasi yang telah dilakukan oleh Kodim bersama dinas terkait.
  • Kemitraan dengan pemasok lokal untuk produk pertanian dan kebutuhan pokok.

Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian desa, terutama dalam hal:

Aspek Dampak
Peningkatan Pendapatan Petani Koperasi akan membeli hasil panen dengan harga yang lebih stabil dan adil.
Ketersediaan Pangan Koperasi menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Penciptaan Lapangan Kerja Koperasi membutuhkan pengurus dan tenaga operasional dari desa setempat.
Penguatan Ekonomi Lokal Dana yang berputar di koperasi akan kembali ke masyarakat dalam bentuk dividen atau investasi.

Selain itu, program ini juga berimplikasi pada penguatan ketahanan pangan wilayah. Dengan adanya koperasi yang mengelola distribusi pangan, desa-desa di Tabanan akan lebih siap menghadapi fluktuasi harga dan potensi krisis pangan.

Sinergi TNI-Pemerintah Daerah-Masyarakat

Keberhasilan program Koperasi Merah Putih tidak lepas dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kodim 1619/Tabanan secara aktif melakukan pendampingan teknis dan pengawasan, sementara pemerintah daerah memberikan dukungan regulasi dan perizinan. Masyarakat desa pun antusias menyambut kehadiran koperasi ini, karena memberikan alternatif ekonomi yang lebih terstruktur.

Tim Evaluasi Itjen TNI mengapresiasi langkah taktis yang telah diambil oleh Kodim 1619/Tabanan dalam mempercepat realisasi program nasional ini. Mereka berharap agar koperasi-koperasi ini dapat segera beroperasi penuh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ke depannya, program serupa akan diperluas ke desa-desa lain di Indonesia sebagai bagian dari upaya TNI dalam mendukung pembangunan nasional.

Kegiatan peninjauan dan evaluasi berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Seluruh rangkaian acara diakhiri dengan diskusi antara tim evaluasi, Dandim, dan perwakilan pengurus koperasi untuk menyusun rekomendasi perbaikan dan percepatan penyelesaian pembangunan.

Program pembangunan KDKMP di wilayah Kodim 1619/Tabanan ini diharapkan dapat membangun kemandirian ekonomi di setiap desa. Dengan semangat gotong royong dan dukungan penuh dari TNI, koperasi-koperasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat yang tangguh dan berkelanjutan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup