Polresta Banyuwangi Minta Aksi Demonstrasi GMBI Distrik Banyuwangi Diundur
JATIM, (M-RADARNEWS.COM),- Pemberitahuan Aksi LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Banyuwangi yang akan dilakukan pada, Kamis, 28 Oktober 2021 mendatang, diminta diundur.
Pihaknya pun meminta agar pihak kepolisian memberikan pemberitahuan tertulis kepada GMBI, jika memang aksi yang akan digelarnya tidak bisa dilaksanakan.
Ketua LSM GMBI Distrik Banyuwangi, Subandik mengatakan, beberapa jam setelah pihaknya melayangkan surat pemberitahuan aksi di Polresta Banyuwangi, Senin (25/10/2021). Ada salah satu petugas dari unit Intelkam Polresta Banyuwangi yang menelpon anggotanya.
“Disaat terima telphone, oknum petugas tersebut mengatakan, jika aksi pihaknya yang akan dilakukan pada Kamis mendatang diminta diundur, karena berbarengan dengan kegiatan lainnya,” bebernya.
“Awalnya pemberitahuan ke rekan-rekan dari GMBI waktu di Polresta. Pada saat itu, ada salah satu anggota dari Intelkam telpon anggota saya bahwasanya hari Kamis bersamaan kegiatannya. Sehingga minta diundur,” terang Subandik.
Subandik menegaskan, jika memang aksi GMBI tidak bisa dilakukan pada Kamis mendatang. Mereka meminta agar pihak kepolisian segera memberikan surat jawaban secara tertulis kepada GMBI.
“Jadi minta ke saya untuk kegiatan GMBI hari Kamis ditunda. Kami sampaikan, ya segera buat surat jawaban tertulis langsung ditujukan ke GMBI agar semua dapat dipertanggungjawabkan,” pintanya.
Namun, lanjut Subandik, jika tidak ada pemberitahuan ataupun jawaban tertulis dari pihak kepolisian, maka pihaknya akan tetap melakukan pergerakan pada Kamis depan.
“Selama tidak ada surat tertulis, kita tetap mengacu pada pergerakan di hari yang sudah kita tetapkan,” tegasnya.
Sesuai informasi di lapangan, rencananya pada Kamis mendatang, mereka akan ngeluruk kantor Dinas Perikanan serta Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi, mempertanyakan sejumlah proyek yang diduga bermasalah. (ris/*)








