M-RADARNEWS.COM, JATENG – Presiden Prabowo Subianto meresmikan peluncuran 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) dalam sebuah acara besar di Koperasi Desa Merah Putih Bentangan, Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, pada Senin (21/07/2025).
Dalam acara peluncuran Koperasi Merah Putih ini, kehadiran Presiden Prabowo disambut antusias oleh para tamu undangan, menandai dimulainya sebuah gerakan nasional strategis untuk memperkuat ekonomi akar rumput.
Dalam momen bersejarah ini, Presiden Prabowo secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan Badan Hukum Koperasi kepada lima perwakilan ketua koperasi: Bambang Gunarsa (KDMP Bentangan, Klaten), Jamaluddin Adiwijaya (KDMP Sumbung, Boyolali), Parni (KDMP Karangdowo, Klaten), Sumanto (KKMP Banyuanyar, Surakarta), dan Rizka Hidayati (KDMP Ceper, Klaten).
Baca juga: Bupati Ipuk Kawal Penuh 217 Kopdes Merah Putih di Banyuwangi, Siap Jadi Pilar Ekonomi Desa
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Nasional KDMP, Zulkifli Hasan menjelaskan, bahwa peluncuran koperasi ini adalah bagian integral dari upaya membangun ekosistem ekonomi desa yang modern dan berpihak pada rakyat kecil.
“Hari ini kita melahirkan wajah baru koperasi Indonesia, koperasi desa atau kelurahan Merah Putih. Koperasi yang tidak hanya menjadi wadah produksi dan distribusi, tetapi juga untuk memotong rantai pasok, memberantas tengkulak dan rentenir, pemberdayaan petani, nelayan, serta pelaku ekonomi desa dengan prinsip gotong royong dan kekeluargaan, ekonomi kerakyatan yang berkali-kali disampaikan oleh Bapak Presiden,” ujar Zulhas.
Sementara dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan, bahwa koperasi merupakan alat perjuangan rakyat kecil untuk mencapai kekuatan ekonomi. Peluncuran 80.081 koperasi ini, menurut Presiden, bukanlah langkah kecil, melainkan gerakan nasional strategis untuk mengikis dominasi ekonomi oleh pihak-pihak besar yang selama ini menghambat kemajuan rakyat.
“Pada hari ini kita meluncurkan kelembagaan 80.000 Koperasi Desa dan Koperasi Kelurahan Merah Putih, tepatnya 80.081 koperasi. Hari ini adalah memang hari yang bersejarah. Kita mulai suatu usaha besar. Koperasi ini adalah usaha besar strategis,” tegas Presiden Prabowo.
Lebih dari sekadar legalitas, Presiden juga memastikan bahwa koperasi-koperasi ini akan didukung dengan infrastruktur nyata, termasuk gudang penyimpanan, cold storage, gerai sembako, apotek, hingga kendaraan logistik. Selain itu, akan tersedia fasilitas pinjaman super mikro untuk mempermudah distribusi barang dan perputaran ekonomi di tingkat desa.
“Kalau kita punya niat yang baik, kehendak yang baik, dorongan yang kuat, motivasi yang kuat, bisa. Yang tidak bisa, jadi bisa. 80 ribu,” pungkas Presiden.
Acara peluncuran ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden, melambangkan dimulainya gerakan besar koperasi Merah Putih untuk mewujudkan kemerdekaan ekonomi rakyat Indonesia.
Turut hadir dalam acara penting ini adalah Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, para Menteri Kabinet Merah Putih, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi, dan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, serta tamu undangan lainnya. (red/bpmi)
