M-RADARNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur (Jaktim), akan membangun saluran air menggunakan metode jacking dan crossing di Jalan D.I. Panjaitan, Kecamatan Jatinegara, mulai 11 Agustus hingga akhir Desember 2025. Pembangunan ini akan berdampak pada rekayasa lalu lintas di sejumlah titik.

Proyek akan dilakukan di dua lokasi utama; dari samping underpass Cawang hingga simpang Kalimalang, dan di depan Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian dan Pengukuran Sumber Daya Air (UP4 SDA) Jakarta Timur, arah Tanjung Priok.

Dengan kondisi itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, akan melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa titik lokasi pembangunan saluran sesuai tahap pembangunan.

Tahapan Pembangunan dan Pengaturan Lalu Lintas:

  • Pembangunan Saluran Jacking: Pengerjaan ini akan berlangsung dalam delapan tahap, dimulai dari depan Park Hotel Cawang pada 11 Agustus dan diperkirakan selesai di titik Brantas 2 pada 22 Desember 2025.
  • Pembangunan Saluran Crossing: Pembangunan ini akan dibagi menjadi lima tahap dan hanya akan dikerjakan pada malam hari, yaitu pukul 22.00 hingga 04.00 WIB.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembangunan Sumber Daya Air Jaktim Tengku Saugi mengatakan, untuk pembangunan crossing sendiri akan dibagi lima tahap dan pengerjaan dilakukan di malam hari, pukul 22.00-04.00 WIB.

“Pagi hari, area pekerjaan ditutup plat dan dapat dilintasi kendaraan. Untuk titik yang berada di sisi median jalan dikerjakan di kedua sisi secara bertahap,” jelas Sauqi.

Selama pembangunan saluran jacking dan crossing berlangsung akan terjadi pengurangan atau penyempitan badan jalan. Di sisi lain, demi mengoptimalisasi pembangunan akan ada pembongkaran separator Transjakarta kurang lebih 150 meter hingga rampung pembangunan.

Atas kondisi tersebut, para pengendara diimbau untuk menghindari ruas jalan yang terdampak, atau menyesuaikan diri dengan pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan.

“Para pengguna jalan diimbau untuk mematuhi rambu-rambu, petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara,” ujar Sauqi.

Sebagai informasi tahap pekerjaan saluran jacking :

  1. Joint Pit 1, starting; Waktu pelaksanaan mulai tanggal 11 Agustus-19 Oktober 2025; Berada di depan Park Hotel.
  2. Join Pit 2, arriving; Waktu pelaksanaan mulai tanggal 10 September-16 Oktober 2025; Berada di depan Patria Park.
  3. Joint Pit 3, starting; Waktu pelaksanaan mulai tanggal 14 Agustus-22 November 2025; Berada di depan Yodya Karya.
  4. Join Pit 4, arriving; Waktu pelaksanaan mulai tanggal 14 Oktober-22 November 2025; Berada di depan Wika Tower.
  5. Joint Pit 5, starting; Waktu pelaksanaan mulai tanggal 12 September-21 Desember 2025; Berada di depan Perumnas.
  6. Join Pit 6, arriving; Waktu pelaksanaan mulai tanggal 12 November-21 Desember 2025; Berada di depan Perumnas.
  7. Joint Pit 7, starting; Waktu pelaksanaan mulai tanggal 21 Agustus-27 November 2025; Berada di depan Brantas 1.
  8. Join Pit 8, arriving; Waktu pelaksanaan mulai tanggal 30 Agustus-22 Desember 2025; Berada di depan Brantas 2.

 

 

 

 


Editor: Rochmad QHJ
Spread the love