M-RADARNEWS.COM, JATENG – Wakil Bupati (Wabup) Pati, Risma Ardhi Chandra resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati. Penetapan ini dilakukan setelah Bupati Pati Sudewo ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus pemerasan dalam proses pengisian jabatan perangkat desa (Pemkab) Pati.
Penugasan tersebut tertuang dalam radiogram Mendagri yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Tengah. Menindaklanjuti surat tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi menerbitkan Surat Nomor 131/0000757 tertanggal 20 Januari 2026, yang menugaskan Wakil Bupati Pati untuk melaksanakan tugas dan wewenang Bupati, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Baca juga : KPK Tetapkan Bupati Pati Tersangka Kasus Pemerasan Pengisian Jabatan Perangkat Desa
Surat penugasan itu diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maemoen kepada Risma Ardhi Chandra berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati, pada Rabu (21/01/2026).
Dalam arahannya, Wagub Taj Yasin meminta Plt Bupati Pati untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan memastikan kondusivitas di lingkungan Pemkab Pati.
“Saya titip kepada Mas Chandra selaku Pelaksana Tugas Bupati, Pati agar bisa mengoordinasikan, memberikan ketenangan dan ketentraman di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati,” ujarnya.
Wagub juga menekankan pentingnya menjaga soliditas dan profesionalitas ASN agar pelayanan publik tetap optimal. “Marilah bersama-sama bekerja, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Risma Ardhi Chandra menyatakan kesiapannya menjalankan amanah sebagai Plt Bupati. Ia berkomitmen menjaga integritas tata kelola pemerintahan serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.
“Kami berkomitmen penuh untuk melanjutkan roda pemerintahan Kabupaten Pati, dengan menjunjung tinggi integritas dan akuntabilitas,” ungkapnya.
Chandra juga mengapresiasi kehadiran Wagub Jateng yang dinilainya sebagai bentuk perhatian dan dukungan dalam menghadapi situasi saat ini. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Pati untuk bersinergi menjaga kelancaran program pembangunan daerah.
“Kami mohon dukungan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Pati agar agenda pembangunan dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Dengan penunjukan Plt Bupati tersebut, Pemprov Jateng berharap jalannya pemerintahan di Kabupaten Pati, tetap stabil dan pelayanan publik tidak terganggu. Penataan birokrasi dan pelaksanaan program pembangunan diharapkan dapat terus berjalan sebagaimana mestinya. (ed/hm)
