Tanggapi Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Nouval: Rakyat Harus Diperhatikan

M-RADARNEWS.COM, JATIM – Kelangkaan gas Elpiji 3 kg yang meresahkan masyarakat Banyuwangi dinilai lamban penanganannya dari pemerintah setempat, padahal salah satu kebutuhan rumah tangga itu seharusnya mudah dan sekarang susah didapatkan.

Walaupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan telah melakukan upaya dengan menggelar operasi pasar, tapi masih tetap saja belum bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Banyuwangi.

Menurut salah satu warga yang ikut antri gas Elpiji, cara ini kurang efektif walaupun harga murah karena tetap saja menyusahkan warga yang berbondong-bondong sampai kepanasan hanya untuk mendapatkan satu tabung gas elpiji 3 kg.

Melihat kekhawatiran masyarakat atas kelangkaan gas elpiji 3 kg, Anggota DPRD Banyuwangi Nouval Badri menyampaikan, pada intinya fungsi kontrol yang harus dilakukan oleh instansi terkait, kenapa sampai terjadi kelangkaan seperti ini dan perlu di selidiki.

“Hendaklah politik ini digunakan untuk kepentingan rakyat bukan untuk kepentingan pribadi. Seharusnya rakyat diperhatikan dan hidup lebih baik,” ucap Anggota Komisi IV itu dengan tegas, Selasa (25/07/2023). (yn)

Tutup