M-RADARNEWS.COM, BALI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, menggelar Bursa Kerja dan Edukasi Vokasi Nasional 2025, sebagai upaya menekan angka pengangguran di Pulau Dewata. Kegiatan yang mengusung tema “Optimis Harus Kerja” ini dilaksanakan di Selasar Utara Lantai 1 Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar Utara, pada 6–8 November 2025. Acara terbuka untuk umum, termasuk penyandang disabilitas, dan tidak dipungut biaya.
Gubernur Bali, I Wayan Koster dalam sambutan yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Cok. Bagus Pemayun menyampaikan, bahwa pemerintah terus berkomitmen menurunkan angka pengangguran yang pada Februari 2025 tercatat sebanyak 43.130 orang dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 1,58 persen, dan ditargetkan turun menjadi 1 persen.
“Melalui kegiatan bursa kerja ini, kami ingin memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya para lulusan baru, sekaligus memfasilitasi peningkatan keterampilan melalui pendidikan dan pelatihan vokasi,” ujar Koster dalam sambutannya, pada Kamis (06/11/2025).
Bursa kerja ini juga dirangkai dengan berbagai kegiatan edukatif, seperti talk show, diskusi kelompok terarah, coaching clinic layanan SIAPkerja, serta penempatan SISKO-P2MI. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan ekosistem ketenagakerjaan di Bali, dengan prioritas peserta dari kalangan lulusan SMK, LKP, dan pendidikan vokasi.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan mengungkapkan, bahwa tersedia 5.742 lowongan kerja (Loker), baik di dalam maupun luar negeri. Lowongan itu ditawarkan oleh 38 perusahaan dari berbagai sektor usaha, antara lain kesehatan, distribusi dan FMCG, alih daya, manufaktur, budidaya mutiara, perdagangan, ritel, jasa keuangan, rekreasi dan hospitality, restoran, telekomunikasi, logistik, hingga rumah sakit.
“Lowongan yang disediakan mencakup berbagai jenjang, mulai dari tingkat staf hingga manajerial, dengan kualifikasi pendidikan SMA/SMK, Diploma, hingga Sarjana dari berbagai disiplin ilmu,” terang Setiawan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
“Kami berharap bursa kerja ini dapat membantu warga Bali, terutama para lulusan baru, memperoleh pekerjaan yang sesuai bidang dan keahlian mereka, sekaligus menjadi ruang bagi pengembangan kreativitas dan karier generasi muda,” ujar Wiradana.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemprov Bali optimistis dapat terus menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di pasar kerja nasional maupun global. (yd/hm)
