M-RADARNEWS.COM, JATENG – Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Jawa Tengah (Jateng) membeberkan sejumlah capaian pembangunan sepanjang 2025. Dari hasil evaluasi, sektor pendidikan dan kesehatan tercatat menjadi program dengan dampak paling signifikan bagi masyarakat.

Paparan tersebut disampaikan Ketua TPPD Jateng, Zulkifli dalam kegiatan Outlook 2026: Refleksi, Capaian, dan Tantangan Pembangunan Jawa Tengah di Chanadia Cipta Rasa Erlangga, Kota Semarang, pada Sabtu (27/12/2025).

Akses Pendidikan Makin Terbuka

Zulkifli menjelaskan, bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin memprioritaskan perluasan akses pendidikan, terutama bagi kelompok rentan.

Selama 2025, Pemprov Jateng telah menyalurkan beasiswa kepada 1.100 anak putus sekolah dengan total anggaran Rp22 miliar, serta beasiswa bagi 15.000 siswa miskin senilai Rp15 miliar.

Pemprov juga menggandeng sekolah swasta melalui program sekolah kemitraan yang menjangkau 5.004 siswa miskin, masing-masing menerima bantuan Rp2 juta.

Selain itu, sebanyak 100 lulusan SMA dari keluarga miskin memperoleh kesempatan pendidikan ke Korea Selatan melalui program beasiswa luar negeri.

Penguatan Infrastruktur

Untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, Pemprov Jateng membangun 10 unit sekolah baru dengan anggaran Rp40,051 miliar, sekaligus melakukan rehabilitasi terhadap ratusan sekolah rusak. Pembaruan alat peraga praktik di SMK juga dilakukan untuk mendukung pendidikan berbasis teknologi.

Inovasi Layanan Kesehatan

Pada sektor kesehatan, inovasi dokter spesialis keliling (Speling) menjadi salah satu program unggulan. Layanan ini telah menjangkau 81.114 warga di 748 desa pada 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Program Speling turut memperkuat pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang pada 2025, mencatatkan capaian tertinggi secara nasional, dengan total penerima layanan mencapai 12.412.135 jiwa.

Zulkifli menambahkan, pemerintah juga memperluas layanan kesehatan spesialis melalui pembangunan rumah sakit mata baru, RSMD Soepardjo Roestam, di Kota Semarang.

Prioritas Pembangunan 2026

Zulkifli menegaskan, Gubernur Ahmad Luthfi memberi arahan khusus bahwa peningkatan kualitas layanan dasar khususnya pendidikan dan kesehatan menjadi fondasi utama pembangunan daerah.

Ia memastikan, bahwa penguatan dua sektor tersebut tidak berhenti pada 2025, tetapi terus dilanjutkan dan dikembangkan sebagai prioritas utama dalam pembangunan Jawa Tengah tahun 2026. (ed/kf)

Spread the love