Gabung Palermo, Federico Barba Singgung Karier Hebat bersama Persib

Gabung Palermo, Federico Barba Singgung Karier Hebat bersama Persib

M-Radar NewsFederico Barba resmi memulai petualangan baru bersama Palermo setelah meninggalkan Persib Bandung. Bek asal Italia itu mengaku pengalaman bersama Maung Bandung, termasuk menjuarai Super League 2025/2026 dan tampil di AFC Champions League Two, menjadi bekal berharga untuk menghadapi persaingan Serie B Italia.

“Ya, itu adalah pengalaman yang positif. Saya pergi ke lingkungan yang besar, ke tim yang sangat besar di Asia. Dan tentu saja fakta bisa bermain di kompetisi internasional seperti Liga Champions Asia memberikan bobot tersendiri. Pengalaman itu sangat positif,” kata Barba dalam wawancara di kanal YouTube Palermo.

Barba juga menegaskan bahwa keputusannya bergabung dengan Palermo tak lepas dari faktor klub besar dan peran pelatih Filippo Inzaghi. “Saya kembali tentu saja karena klub sebesar Palermo, seperti yang saya katakan, serta faktor pelatih yang mendorong keputusan ini. Saya masih memiliki keinginan besar untuk membuktikan diri, meskipun saya sudah memenangkan beberapa gelar juara. Semangat membara di dalam diri saya inilah yang membawa saya mengambil keputusan ini,” ujarnya.

Siap Bersaing di Lini Belakang

Bek kelahiran Roma, 1 September 1993, itu siap bersaing memperebutkan tempat utama di lini belakang Palermo bersama Tommaso Cassandro, Andrea Bozzolan, dan Salim Diakite. Menurutnya, persaingan sehat menjadi modal penting bagi Palermo untuk bersaing di papan atas Serie B musim depan.

“Saya tahu persaingan itu ada dan memang harus ada di setiap tim. Musim pertandingan sangat panjang, jadi saya tahu semua pemain akan dibutuhkan. Kita tahu bahwa Serie B adalah kompetisi yang rumit di mana kita selalu membutuhkan skuad yang lebih dalam, terutama jika kita menargetkan posisi atas di klasemen,” jelas Barba.

Sebelum membela Persib, Barba memiliki karier panjang di Eropa bersama klub-klub seperti Como, Pisa, Chievo Verona, Sporting Gijon, Real Valladolid, VfB Stuttgart, dan Empoli. Pengalaman tersebut diyakini akan membantunya beradaptasi cepat dengan gaya bermain Serie B.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup