Teknologi Pengawetan Alami dari Unib Tingkatkan Nilai Jual Produk Perikanan di Seluma
M-Radar News, Universitas Bengkulu (Unib) melalui program pengabdian kepada masyarakat memperkenalkan teknologi pengawetan berbahan alami untuk meningkatkan kualitas dan nilai ekonomi hasil tangkapan nelayan di Kabupaten Seluma. Kegiatan ini berlangsung pada pertengahan Juli 2026 di Desa Pasar Seluma, menyasar dua kelompok pengolah hasil perikanan.
Tim pengabdian yang diketuai Selly Ratna Sari memberikan pendampingan kepada Kelompok Perikanan Nusantara Seluma dan Kelompok Seluma City Mandiri. Masing-masing kelompok mendapatkan pelatihan sesuai jenis usaha yang dijalankan, mulai dari peningkatan mutu ikan asap dan ikan kering hingga pengembangan produk olahan baru seperti stik ikan dan abon ikan yang dipadukan dengan nangka sebagai bahan pangan lokal.
Menurut Selly Ratna Sari, kerusakan ikan segar masih menjadi tantangan utama masyarakat pesisir akibat keterbatasan teknologi penyimpanan. Kondisi ini dapat diatasi dengan penerapan teknologi pengawetan berbahan alami yang memanfaatkan potensi sumber daya lokal.
Tim memperkenalkan penggunaan kombinasi gambir, kecombrang, kitosan, karagenan, dan asap cair sebagai bahan pengawet alami untuk produk perikanan. Teknologi ini mampu menghambat pertumbuhan bakteri sehingga masa simpan produk menjadi lebih panjang tanpa mengurangi mutu maupun keamanan pangan.
Selain pelatihan, tim pengabdian juga menyerahkan sejumlah peralatan penunjang produksi kepada kelompok mitra. Bantuan berupa vacuum sealer, lemari asap portabel, food dehydrator, mesin penggiling adonan, dan spinner peniris minyak diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sekaligus kualitas hasil olahan.
Program ini turut memperkuat aspek hilirisasi melalui pengembangan kemasan yang lebih modern dan informatif. Produk olahan kini dilengkapi informasi kandungan gizi serta identitas produk, sehingga memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar yang lebih luas.
Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan Pemerintah Desa Pasar Seluma dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Seluma. Melalui kolaborasi tersebut, Unib berharap inovasi yang diterapkan mampu meningkatkan kesejahteraan kelompok pengolah ikan sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi masyarakat pesisir.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











