DPRD Banyuwangi Dorong Perbaikan Infrastruktur Pendukung Operasional PT INKA

Pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Banyuwangi, saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke pabrik PT INKA Banyuwangi. Foto: istimewa

M-Radar News, Banyuwangi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi, mendorong pemerintah daerah hingga pemerintah pusat memperkuat infrastruktur pendukung operasional PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA di Banyuwangi.

Dukungan tersebut dinilai penting untuk memperlancar proses produksi dan distribusi produk kereta api, sekaligus meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap penyerapan tenaga kerja dan perekonomian daerah.

Dorongan itu disampaikan pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Banyuwangi, saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke pabrik PT INKA Banyuwangi, pada Jumat (4/9/2026) lalu.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPRD Banyuwangi meninjau area produksi sekaligus melihat secara langsung proses dan hasil pembuatan gerbong kereta.

Rombongan dipimpin Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara dan didampingi jajaran Komisi II DPRD Banyuwangi, yang diketuai Emy Wahyuni Dwi Lestari.

Salah satu perhatian DPRD adalah persoalan konektivitas dan akses transportasi, khususnya jalur yang digunakan untuk mengangkut produk kereta api dari pabrik menuju lokasi tujuan.

Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara mengatakan, pemerintah perlu meningkatkan interkonektivitas serta akses transportasi untuk mendukung aktivitas produksi PT INKA Banyuwangi.

“Jalur pengangkutan perlu mendapat perhatian agar distribusi gerbong kereta buatan Banyuwangi dapat berlangsung lancar dan lebih efisien,” jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.

PT INKA Banyuwangi telah memulai produksi sejak 2024. Namun, dalam operasionalnya, perusahaan masih menghadapi sejumlah kendala infrastruktur.

Salah satunya kondisi akses jalan yang dinilai belum memadai untuk dilalui kendaraan pengangkut berukuran besar. Selain itu, distribusi produk juga menghadapi kendala kemacetan di jalur nasional Situbondo-Banyuwangi, terutama akses menuju Pelabuhan Ketapang.

“Perbaikan infrastruktur ini penting untuk mendukung kelancaran distribusi sekaligus mengoptimalkan aktivitas produksi PT INKA Banyuwangi,” katanya.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Ruliyono mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan setelah DPRD Banyuwangi sebelumnya melakukan kunjungan kerja ke kantor pusat PT INKA di Madiun.

Dari kunjungan tersebut, DPRD mendapatkan informasi mengenai sejumlah kendala yang dihadapi PT INKA Banyuwangi, salah satunya persoalan infrastruktur yang dinilai berdampak terhadap optimalisasi produksi dan distribusi.

“Karena kurang optimal, dampaknya mau tidak mau pabrik INKA Banyuwangi harus mengurangi banyak karyawan. Yang semula bisa ke 2 ribu, saat ini tersisa 400 karyawan,” ungkap Ruliyono saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).

Menurut Ruliyono, persoalan tersebut membutuhkan perhatian bersama, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Pemerintah juga dinilai perlu berdialog langsung dengan pihak perusahaan untuk mengetahui kebutuhan serta hambatan yang dihadapi dalam menjalankan operasional.

Ia menilai, keberadaan PT INKA Banyuwangi, memiliki dampak positif bagi daerah, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

“INKA merupakan investasi yang memberikan dampak positif terhadap daerah. Membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Operasi PT INKA (Persero) Satriyo Bintoro berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dapat membantu mendorong perbaikan konektivitas dan infrastruktur yang menjadi penunjang operasional perusahaan.

“Semoga dengan adanya dukungan dan perbaikan kondisi perusahaan dapat kembali membaik. Sehingga dapat meningkatkan kembali penyerapan tenaga kerja serta memberi kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.

DPRD Banyuwangi berharap, penguatan infrastruktur tersebut dapat dilakukan melalui sinergi pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan PT INKA. Dengan dukungan konektivitas yang lebih baik, aktivitas produksi dan distribusi produk PT INKA Banyuwangi diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup