Gemas Sekardadu 2026, Cara DPU Pengairan Banyuwangi Edukasi Siswa Rawat Sungai
M-Radar News, Banyuwangi – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi, kembali menggenjot Program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) sebagai upaya menanamkan kepedulian terhadap kelestarian sumber daya air sejak dini.
Tahun ini, edukasi Sekardadu dikemas melalui kegiatan Games Fun Sekardadu (Gemas) 2026 yang digelar Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Tegaldlimo di kawasan aliran Primer Besar Tegaldlimo, yang dikenal sebagai Oling River Food, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti puluhan siswa dari lima sekolah, yakni SDN 4 Tegaldlimo, SDN 4 Wringinpitu, SDN 3 Glagahagung, SDN 1 Glagahagung, dan SDN 1 Sumberasri.
Sekardadu merupakan program inovasi DPU Pengairan Banyuwangi, yang berkolaborasi dengan lembaga pendidikan untuk membangun sumber daya manusia yang memiliki kepedulian terhadap daerah aliran sungai (DAS).
Program tersebut sebelumnya juga mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sebagai finalis Top Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2025.
Dalam pelaksanaan Gemas Sekardadu 2026, para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan diajak mengikuti sejumlah tantangan di empat pos. Setiap pos memberikan pengalaman berbeda yang berkaitan dengan lingkungan, sungai, dan pengelolaan sumber daya air.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai Sekardadu sekaligus pengenalan peran siswa sebagai Kader Sekardadu. Para siswa didorong untuk ikut mengedukasi lingkungan sekitarnya mengenai pentingnya menjaga kelestarian sumber daya air.
Sejumlah aktivitas dilakukan secara langsung, mulai dari penebaran benih ikan, penanaman bibit pohon, pengenalan sistem pengairan dan tata guna air, hingga penanganan sampah di sekitar aliran sungai.
Pada pos pertama, siswa mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan benih ikan. Selanjutnya, mereka berpindah ke pos penanaman bibit pohon. Di pos ketiga, siswa mendapatkan pemaparan mengenai sistem pengairan dan tata guna air dari lembaga Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA).
Sementara di pos terakhir, para siswa diajak mengenali persoalan sampah sekaligus melakukan penanganan sampah bersama Yayasan 4Ocean.
Kepala Korsda Tegaldlimo Bambang Gunawan mengatakan, konsep permainan sengaja dipilih agar siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam menjaga lingkungan sungai.
“Dalam kegiatan ini kami berkolaborasi dengan 4Ocean. Materi mengenai sampah, termasuk pemilahan dan daur ulang, disampaikan langsung oleh mereka,” ujar Bambang.
Menurut Bambang, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal berbagai persoalan yang masih terjadi di lingkungan sungai, terutama terkait sampah.
“Harapannya anak-anak semakin mengetahui persoalan sampah. Sebab, sampah masih menjadi salah satu persoalan kita, terutama yang masuk dan menumpuk di aliran sungai,” katanya.
Pelaksanaan Gemas Sekardadu juga mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, di antaranya lembaga HIPPA, UPT PSDA WS, Tim Tawang Alun Korsda Tegaldlimo, serta Yayasan 4Ocean.
Camat Tegaldlimo, Tri Setya turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi lingkungan melalui aktivitas langsung dapat menjadi cara efektif untuk membangun kepedulian anak terhadap lingkungan sejak usia dini.
“Melalui Sekardadu, kepedulian terhadap lingkungan bisa ditanamkan kepada anak-anak sejak dini,” ujar Tri Setya.
Gemas Sekardadu 2026, menjadi bagian dari monitoring dan evaluasi sekaligus pengembangan Program Sekardadu di Banyuwangi.
Kegiatan tersebut juga memperluas keterlibatan berbagai pihak dalam memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga sungai dan sumber daya air.
Melalui konsep permainan yang edukatif, para siswa tidak hanya diajak mengenal sungai, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.
Harapannya, pengalaman tersebut dapat membentuk kebiasaan dan kepedulian terhadap kebersihan serta kelestarian aliran sungai.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.















