Berikut Update Data Perkembangan Penanggulangan Covid-19 Bali Per 1 Januari 2021

BALI, (M-RADARNEWS.COM),-            Update data perkembangan pandemi Covid-19 di Provinsi Bali. Hingga per hari ini Jumat (1/1/2021) mencatat adanya pertambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 101 orang (94 orang melalui transmisi lokal dan 7 PPDN), sembuh sebanyak 93 orang, dan 1 orang meninggal dunia.

Untuk jumlah kasus secara kumulatif terkonfirmasi positif 17.846 orang, sembuh 16.233 orang dengan persentase 90,96 persen, dan meninggal dunia 524 orang dengan persentase 2,94 persen.

Sedangkan untuk kasus aktif per hari ini menjadi 1.089 orang dengan persentase 6,10 persen, yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp100.000,- bagi perorangan, dan Rp1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.
Pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

Pengendalian dan pencegahan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara Pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. Untuk itu mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada.

Ingat pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

Tetaplah waspada dan patuh jalankan protokol kesehatan dimanapun kita berada. COVID-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita.

Terus patuhi 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan pakai sabun) dan dukung upaya 3T (Testing, Tracing, Treatment) dari pemerintah. (red/rls)

Tutup