Berikut Update Data Perkembangan Kasus dan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta Per 18 Mei 2021

JAKARTA, (M-RADARNEWS.COM),-            Pemerintah Provinsi (Pemprov (DKI Jakarta masih terus berupaya untuk mengendalikan pandemi COVID-19). Dengan penerapan 3T, vaksinasi COVID-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas. Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Mengingat, vaksinasi COVID-19 saat ini mengurangi keterpaparan dampak, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus COVID-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian. Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data yang terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 6.174 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 4.131 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 291 positif dan 3.840 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 5.102 orang dites, dengan hasil 68 positif dan 5.034 negatif.

“Untuk menilai tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 362.582. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 37.105. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 140 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 7.433 (orang yang masih dirawat/ isolasi) ), “ujar Dwi, dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Selasa (18/05/2021).

Sedangkan, kasus jumlah Konfirmasi total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 419.920 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua telah dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah kasus positif, total orang dinyatakan sembuh sebanyak 405.357 dengan tingkat kesembuhan 96,5 persen, dan total 7.130 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8 persen.

Untuk tingkat kepositifan atau proporsi kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 8,6 persen, sedangkan proporsi kasus positif secara total sebesar 10,9 persen. WHO juga menetapkan standar proporsi kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih berkelanjutan. Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang. Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 2.205.537 orang (73,5 persen) dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 1.510.084 orang (50,3 persen).

Rinciannya, yaitu untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 129.401 orang (115,2 persen) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 114.352 orang (101,8 persen), dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang.

Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 585.577 orang (64,2 persen) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 507.155 orang (55,6 persen), dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang. Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 1.490.559 orang (75,4 persen) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 888.577 orang (45 persen), dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang. (red/ppid)

Tutup