Pembangunan Jembatan Denpasar – Gilimanuk (TK. Yeh Otan), Bajra Mulai Digarap

BALI, (M-RADARNEWS.COM),-                   Akses jalan Bajra, Tabanan memang cukup berbahaya dan membahayakan pengendara R2 maupun R4. Selain fisik jalan yang menanjak dan menukik serta bergelombang, sepanjang jalan Bajra itu memiliki tikungan tikungan. Tak pelak sepanjang jalan itu sering terjadi laka lantas dan memakan korban jiwa.

Tidak hanya itu, sering kali truk bermuatan berat saat menanjak acap kali mogok. Sehingga membuat kemacetan mengular. Itulah beberapa permasalahan yang terjadi di sepanjang jalan Bajra, Tabanan.

Untuk memecah masalah jalan Bajra yang kerap membuat miris, Pemerintah Pusat melalui sumber dana APBN 2021 dan 2022 sebesar Rp59 Milyar lebih, membuat Pembangunan Jembatan Denpasar – Gilimanuk (TK. Yeh Otan). Pembangunan ini di garap oleh rekanan PT Modern Surya Jaya dan PT Pramana Arta Raharja selaku KSO dengan Konsultan supervisi PT Tata Guna Patria, PT Eskapindo Matra dan PT Gaharu Sempana.

Menurut Kasatker PJN Wilayah I Provinsi Bali, Agung Sanjaya kepada awak media mengatakan, bahwa proyek pembangunan Jalan pintas itu tergolong multi years dan prediksi proyek itu akan selesai pada Mei 2022. Jembatan itu di buat, lanjut Agung Sanjaya, untuk mempermudah akses jalan TK. Yeh Otan, Bajra, yang terlihat sangat mengkhawatirkan.

“Jembatan shortcut itu dibuat untuk mempermudah akses dan mempersingkat waktu tempuh bagi pengguna jalan,” ungkap pria asal Karangasem itu, Kamis (16/12/2021) di ruang kerja di Jalan A. Yani, Denpasar. Dia pun berharap proyek pembangunan jembatan jalan pintas itu berjalan lancar.

Berdasarkan pengamatan media m.radarnews.com, bahwa saat ini proyek pembangunan shortcut TK. Yeh Otan, Bajra itu tengah berlangsung. Proyek dengan nilai 59.474.469.000 itu digarap dengan masa pelaksanaan 420 hari kalender. (anw/yd)

Tutup