Hingga per 24 Mei 2022: Angka Kesembuhan COVID-19 terus Meningkat Capai 5.893.628
JAKARTA, (M-RADARNEWS.COM),- Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 24 Mei 2022 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah 288 orang terdiri 276 transmisi lokal dan 12 Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Sehingga angka kumulatifnya terus meningkat melebihi 5,8 juta orang sembuh atau tepatnya 5.893.628 orang (97,4 persen).
Untuk kasus aktif atau pasien positif yang membutuhkan perawatan medis, hari ini bertambah 43 kasus dengan angka kumulatifnya di kisaran 2 ribu kasus atau tepatnya 2.933 kasus (0,0 persen). Sementara, pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), per hari ini bertambah 345 kasus terdiri 325 kasus transmisi lokal dan 20 PPLN. Sehingga angka kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 6.053.109 kasus.
Disamping itu, pasien meninggal bertambah 14 kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya mencapai 156.548 kasus (2,6 persen). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 99.899 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 4.295 kasus.
Pada perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 37.740 totalnya melebihi 199 juta atau 199.955.070 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 60.416 dengan totalnya melebihi 166 juta atau tepatnya 166.971.873 orang. Serta vaksinasi ke-3 bertambah 128.049 dengan totalnya melebihi 44 juta atau 44.401.504 orang. Sementara target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.737 orang.
Lebih lanjut, pada perkembangan per provinsi, kesembuhan dari 24 provinsi. Angka tertinggi harian dari 5 provinsi diantaranya, DKI Jakarta 94 orang dari transmisi lokal dengan kumulatifnya 1.233.882 orang, diikuti Jawa Barat 65 orang dari transmisi lokal dengan kumulatifnya 1.090.100 orang, Jawa Timur 26 orang dari transmisi lokal dengan kumulatifnya 534.362 orang, Bali 25 terdiri 14 transmisi lokal dan 11 PPLN dengan kumulatifnya 152.824 orang, serta Jawa Tengah 22 orang dengan kumulatifnya 594.195 orang.
Lalu kasus terkonfirmasi positif bertambah dari 20 provinsi. Angka tertinggi berasal dari 5 provinsi, diantaranya, DKI Jakarta 148 kasus terdiri 132 transmisi lokal dan 16 PPLN dengan kumulatifnya 1.249.948 kasus, diikuti Jawa Barat 57 kasus dari transmisi lokal dengan kumulatifnya 1.106.348 kasus, Jawa Timur 25 kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya 576.135 kasus, Banten 23 kasus dari transmisi lokal dengan kumulatifnya 292.987 kasus, serta Bali 17 kasus terdiri 13 transmisi lokal dan 4 PPLN dengan kumulatifnya 157.530 kasus.
Untuk kasus aktif, tersebar pada 34 provinsi. Namun, terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi antara lain, DKI Jakarta 775 kasus, Jawa Barat 439 kasus, Banten 253 kasus, Jawa Tengah 164 kasus dan Bali 145 kasus.
Disamping itu, hari ini ada 8 provinsi menambahkan kematian kasus transmisi lokal. Ada 2 provinsi masing-masing menambahkan 3 kasus yaitu DKI Jakarta dengan kumulatifnya 15.291 kasus, dan Jawa Timur kumulatifnya 31.636 kasus. Lalu 2 kasus masing-masing di provinsi Jawa Barat dengan kumulatifnya 15.809 kasus, dan Jawa Tengah dengan kumulatifnya 33.178 kasus. Sementara 3 provinsi lainnya masing-masing 1 kasus antara lain DI Yogyakarta kumulatifnya 5.906 kasus, Kalimantan Timur 5.713 kasus, Kalimantan Tengah 1.508 kasus, dan Gorontalo 484 kasus.
Selain itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 98.271.696 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 11.589.470 pesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 85.001.622 spesimen. Positivity rate orang harian dari NAAT (RT-PCR) dan Antigen di angka 0,75 persen dan positivity rate orang mingguan (15 – 21 Mei 2022) di angka 0,49 persen. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 2 spesimen.
Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 71.248 orang dan kumulatifnya 64.818.588 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 58.765.479 orang, termasuk tambahan hari ini sebanyak 70.903 orang. Sementara positivity rate orang harian dari NAAT (RT-PCR/TCM) dan Antigen di angka 0,48 persen dan positivity rate orang mingguan (15 – 21 Mei 2022) di angka 0,32 persen. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada pada 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
Sumber : Tim Komunikasi KPCPEN








