Sejarah 2024! Yusuf Widyatmoko: Bakal Calon Bupati Banyuwangi Pertama Kali di Biayai Rakyat
M-RADARNEWS.COM, JATIM – Entah magnet apa yang dimiliki Yusuf Widyatmoko, sehingga rakyat Banyuwangi bersedia membiayai keseluruhan pencalonannya secara gotong royong sebagai Bakal Calon Bupati Banyuwangi di Pilkada 2024 serentak. Apa alasan rakyat begitu mencintai sampai rela membiayai pencalonannya di Pilkada, dan ini benar-benar terjadi baru kali pertama di Banyuwangi.
Atas adanya fenomena seperti ini, mungkin juga satu-satunya yang ada di Indonesia. Untuk lebih jelasnya, tim m-radarnews mencoba mencari informasi di lapangan dan berhasil mengumpulkan sejumlah keterangan dari beberapa penggerak dan pendukung.
Humaida, dari Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri mengatakan, bahwa Yusuf Widyatmoko seorang figur yang teduh, bersahaja dan santun. Selain itu, Yusuf juga sebagai calon pemimpin yang amanah, mendengarkan suara hati rakyat serta figur idaman rakyat Banyuwangi.
“Bapak Yusuf Widyatmoko adalah seorang figur yang teduh, bersahaja dan santun. Saya yakin, Bapak Yusuf Widyatmoko adalah calon pemimpin yang amanah. Beberapa kali saya bicara dengan beliau, saya merasa beliau adalah figur seorang bapak yang sabar mendengarkan suara hati rakyat, dan pastinya beliau sangat arif serta bijaksana jadi pemimpin idaman hati rakyat Banyuwangi,” tuturnya kepada m-radarnews, Jumat (14/06/2024).
“Ini bukan saja kata saya, tapi saya juga menyampaikan kata hati masyarakat Banyuwangi yang saya temui saat saya jadi penggerak di desa-desa. Doa dari rakyat Banyuwangi, semoga bapak dapat memikul beban amanat yang arif dan bijaksana, serta penyampai amanat masyarakat yang adil,” sambung Humaida.
Di sisi lain, Sugi Harsono, warga Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro dalam keterangannya menyampaikan bahwa Yusuf Widyatmoko adalah seorang figur yang tidak sombong. “Saya suka dari kepribadiannya, tidak sombong pilih rekan dan selalu menghargai pendapat orang lain. Jadi, 99 persen rakyat menyukai beliau,” ungkapnya.
“Saya mendukung pak Yusup karena menurut pandangan saya pak Yusup ini sosok yang amanah dan benar-benar berjuang untuk rakyat, di situ pula saya bisa merasakan senang, karena hak-hak rakyat ini akan tersalurkan, terima kasih,” kata Sutrisno dari Kecamatan Giri.
“Alasan kenapa saya mendukung Bapak H. Yusuf? Hanya Pak Yusuf yang bisa membawa perubahan Banyuwangi, dan sosok pemimpin jujur dan amanah,” ucap Imron dari Kecamatan Banyuwangi.
“Pak Yusuf adalah sosok kharismatik, berwibawa, jujur dan amanah dalam pemerintahan. Sehingga bila terpilih akan bisa mensejahterakan masyarakat yang dipimpinnya. Amin,” kata Yuli ludfianto, dari Kecamatan Kalipuro.
“Beliau sosok yang berwibawa dan hebat. Beliau adalah seorang pemimpin yang tegas, bijaksana dan amanah. Sampai kapanpun tidak bisa hilang di hati,” ucap Tarwiyah, dari Kecamatan Kabat, dan Herman, dari Banyuwangi.
“Beliau salah satu figur yang cocok untuk memimpin Banyuwangi menuju lebih baik. Pak Yusuf seorang figur pemimpin yang amanah, sabar, dan memikirkan kemaslahatan masyarakat serta tegas bila mengambil keputusan,” ungkap Suyono dan Supriaji, warga Kecamatan Banyuwangi.
Kemudian Ririn Abdillah dari Banyuwangi juga mengungkapkan, bahwa Yusuf Widyatmoko adalah Figur seorang pemimpin yang visioner dan emiliki pandangan atau wawasan ke masa depan.
“Insyaallah, tahun 2024 Allah SWT memberikan pemimpin yang amanah yang bisa merangkul semua golongan tanpa membedakan Suku, Ras, Agama, dan Golongan. Dan itu Nampak pada jati diri Bapak Yusuf Widyatmoko,” tandasnya.
Secara terpisah, tim m-radarnews ketika mengkonfirmasi Yusuf Widyatmoko terkait kebenaran informasi bahwa dirinya dibiayai rakyat Banyuwangi untuk maju di Pilkada 2024, dirinya membenarkan informasi itu.
“Benar mas, memang rakyat Banyuwangi yang membiayai saya untuk pencalonan di Pilkada 2024 ini. Saya tidak boleh membiayai diri sendiri, semua yang membiayai rakyat,” ungkap Yusuf.
Saat pertama menyampaikan maksud itu, lanjut Yusuf, rakyat berpesan kepada saya. Pertama, jangan korupsi, rakyat tidak menginginkan bupati-nya “Golek Balen” kalau jadi, karena nanti akan menyusahkan rakyat. “Jika saya terpilih jadi bupati, tidak “Golek Balen”. Jadi, biaya ini semua dari rakyat,” ucapnya.
“Kedua, transparan dalam menjalankan tugas, serta mempermudah urusan rakyat di birokrasi. Itu prinsipnya yang disyaratkan rakyat Banyuwangi ketika menyampaikan agar saya mencalonkan lagi di Pilkada 2024,” tutup Yusuf mengakhiri pembicaraannya. (*)








