Kemacetan Parah di Jalan A. Yani Jelang Lebaran, Banyuwangi Roxy Square Jadi Sorotan
M-RADARNEWS.COM, JATIM – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025, sejumlah daerah mulai mengalami kepadatan lalu lintas. Salah satunya di seputaran Jalan A. Yani Penganjuran, tepatnya di Banyuwangi Roxy Square yang dinilai menjadi sumber penyebab terjadinya kemacetan parah.
Jalan A. Yani merupakan jalan protokol paling sibuk di Kota Banyuwangi. Bertepatan pula momentum arus mudik, para pengguna jalan semakin meningkat akibat bertambahnya volume kendaraan bermotor dari para pemudik yang hendak melewati ruas jalan tersebut.
Dari hasil pantauan di lokasi, Senin malam (24/03/2025) malam, sumber kemacetan tersebut akibat kendaraan keluar-masuk yang tidak teratur. Kondisi ini diperburuk oleh posisi supermarket yang berdekatan dengan lampu merah Simpang Lima, sehingga arus lalu lintas tersendat terutama saat jam sibuk menjelang berbuka puasa dan malam hari.
Terkait permasalahan ini, Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi Komang Sudira menegaskan, bahwa pihaknya telah memberikan imbauan kepada Manajemen Supermarket Roxy sejak 2024 agar mengalihkan pintu keluar ke sisi timur untuk mengurangi kemacetan.
Namun, justru hingga saat ini pihak manajemen Supermarket Roxy belum juga merespons dengan tindakan nyata.
“Kami sudah menegur dan memberikan imbauan kepada manajemen Roxy agar pintu keluar kendaraan dipindahkan ke sisi timur. Jika terus dibiarkan, kami akan mengambil tindakan tegas agar tidak terjadi kemacetan yang lebih parah lagi,” ujar Komang, seperti dikutib pada, Selasa (25/03/2025).
Kemacetan ini diprediksi akan mencapai puncaknya pada H-4 hingga H+5 Lebaran, mengingat tingginya mobilitas masyarakat untuk berbelanja kebutuhan hari raya serta meningkatnya arus mudik Lebaran 2025.
Kemacetan yang terjadi di sekitar Supermarket Roxy tersebut, tak hanya mengganggu pemudik tetapi juga masyarakat lokal yang beraktivitas sehari-hari.
Rahmat Hidayat, seorang pengemudi ojek online, mengeluhkan lamanya waktu tunggu di lampu merah akibat antrean kendaraan yang keluar-masuk supermarket.
“Setiap kali lewat sini pasti macet. Mau ke selatan, kendaraan numpuk di lampu merah karena keluar-masuk Roxy jadi satu. Kadang saya harus menunggu sampai 15-20 menit hanya untuk melewati lampu merah. Ini bikin kita telat antar orderan,” ungkap Rahmat.
Selain pengemudi ojek online, warga yang melintas setiap hari di kawasan tersebut juga mengeluhkan kondisi yang semakin memburuk mendekati Lebaran. Banyak yang berharap ada solusi cepat dari pihak berwenang agar lalu lintas tetap lancar.
Kendati demikian, diharapkan adanya tindakan tegas yang diambil oleh dinas terkait yakni Dishub Banyuwangi, jika pihak manajemen supermarket tetap mengabaikan imbauan tersebut.
Masyarakat berharap agar pihak Roxy segera mematuhi rekomendasi perubahan akses keluar-masuk kendaraan, sehingga kemacetan di pusat kota bisa dikurangi dan perjalanan mudik serta aktivitas warga tidak terganggu. (by/*)









