Pemprov Jateng Siapkan 3.720 Kursi Balik Rantau Gratis 2026, Ini Jadwal Pendaftarannya

Pemprov Jateng siapkan 3.720 kursi balik rantau gratis 2026. (Foto: istimewa)

M-RADARNEWS.COM, JATENG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng), kembali memanjakan warganya melalui program Balik Rantau Gratis 2026. Program ini menjadi rangkaian layanan transportasi gratis selain mudik gratis yang sudah diluncurkan sebelumnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jateng, Arief Djatmiko mengatakan, pemberangkatan peserta menggunakan armada bus dijadwalkan pada 28 Maret 2026, sementara untuk moda kereta api berlangsung 27 Maret 2026.

“Pendaftaran Balik Rantau Gratis dibuka pada 12-13 Maret. Tanggal 12 khusus untuk kereta api dan tanggal 13 untuk bus,” ujar Miko, sapaan akrabnya, pada Selasa (10/03/2026).

Masyarakat dapat mendaftar melalui aplikasi Pedamateng di laman resmi Pemprov Jateng: https://pedamateng.penghubung.jatengprov.go.id/⁠. Aplikasi tersebut dikelola oleh Badan Penghubung Jateng sebagai pusat pendaftaran resmi.

Selain itu, pendaftaran juga dapat dilakukan melalui aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni) yang tersedia untuk diunduh gratis.

Verifikasi berkas dilakukan pada 14-16 Maret 2026, disusul penerbitan E-Tiket pada 17 Maret 2026. Proses finalisasi pemberangkatan dijadwalkan pada 25–26 Maret 2026.

Menurut Miko, peserta program wajib memenuhi beberapa ketentuan, di antaranya:

  • Memiliki KTP dengan domisili Jawa Tengah.
  • Bekerja di sektor informal berpenghasilan rendah, misalnya pengemudi ojek, asisten rumah tangga, pedagang kaki lima, buruh, atau profesi informal lain.
  • Menyertakan dokumen pendukung yang menjelaskan pekerjaan.
  • Satu keluarga dapat mendaftar maksimal 4 orang.
  • Memiliki rekening Bank Jateng, sebagai salah satu syarat program.
  • 3.720 Kursi Disediakan

Pemprov menyediakan 68 armada bus dengan total 3.400 kursi. Sementara untuk moda kereta api, disiapkan 320 kursi menggunakan KA Tawang Jaya Premium.

Titik pemberangkatan bus dibagi di beberapa lokasi, meliputi:

  • Wilayah Boyolali
  • Asrama Haji Donohudan (titik utama)
  • Terminal Tipe B Pilangsari Sragen
  • Terminal Tipe B Tegalgede Karanganyar
  • Terminal Tipe A Giriadipura Klaten
  • Terminal Tipe A Ir. Soekarno Klaten
  • Wilayah Semarang
  • Terminal Tipe A Mangkang (titik utama)
  • Terminal Tipe A Demak (satelit)
  • Wilayah Banyumas
  • Terminal Tipe A Bulupitu Banyumas
  • Kantor Dishub Cilacap
  • Terminal Kebumen
  • Terminal Banjarnegara
  • Terminal Purbalingga
  • Pemberangkatan Mandiri
  • Pendapa Kabupaten Blora
  • Kantor Dishub Kabupaten Magelang
  • Pendapa Kabupaten Kendal

Miko mengimbau masyarakat memanfaatkan kuota yang tersedia. “Pemprov Jawa Tengah berkomitmen membantu warga berpenghasilan rendah untuk meringankan biaya perjalanan mereka, terutama para pekerja informal seperti pedagang kecil dan pelaku UMKM yang merantau di Jakarta,” ujarnya.

Ia memastikan seluruh armada yang digunakan dalam program yang diinisiasi Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen telah melalui pemeriksaan kelaikan atau rampcheck.

“Rampcheck dilakukan H-1 sebelum pemberangkatan di terminal yang telah ditentukan,” pungkasnya. (ed/**)

Tutup