Rutin Digelar di TGT, Sendratari “Meras Gandrung” Banyuwangi Pikat Wisatawan
JATIM, (M-RADARNEWS),- Sendratari Meras Gandrung yang rutin digelar di Taman Gandrung Terakota (TGT) Banyuwangi tak berhenti memikat wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi. Para pelancong yang menyaksikan pagelaran seni tersebut, diajak menyaksikan bagaimana prosesi seorang penari ditasbihkan menjadi seorang “Gandrung”.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi, menyaksikan sendratari Meras Gandrung bisa menjadi pilihan. Digelar di Taman Gandrung Tarakota, yang berada di lereng Gunung Ijen seni pertunjukan “Wisudanya Penari Gandrung” tersebut menjadi atraksi yang menarik.
Sendratari Meras Gandrung merupakan pementasan kolosal para penari gandrung. Menggambarkan prosesi perjuangan seorang penari dalam mengatasi tantangan dan ujian agar dapat ‘lulus’ menjadi penari gandrung. Sendratari ini menjadi pertunjukan tetap yang digelar setiap bulan sepanjang tahun.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan, bahwa pertunjukan seni yang terjadwal ini akan menambah “selling point” Banyuwangi sebagai tujuan wisata. Mengingat seni budaya Banyuwangi yang sangat kental telah menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi.
“Siapapun yang ingin tahu tentang Gandrung, silakan mengunjungi Taman Gandrung Terakota. Tidak hanya disuguhkan sendratarinya, tapi bisa melihat banyak patung Gandrung serta cerita tentang Gandrung itu sendiri,” kata bupati Ipuk seperti yang dikutib pada, Kamis (30/03/2023).
Meras Gandrung digelar di Taman Gandrung Terakota, kawasan Jiwa Jawa Resort, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Taman Gandrung Terakota ini berdiri di atas hamparan sawah produktif seluas tiga hektare di lereng Gunung Ijen.
Selain itu, terdapat ratusan patung gandrung dari gerabah (terakota) yang diletakkan di sawah tanpa mengubah fungsi sawah. Di kawasan tersebut terdapat amphiteater dan sebuah panggung dari bambu yang menjadi pentas bagi penari.
Sendratari Meras Gandrung sendiri menceritakan prosesi penari untuk menjadi seorang Gandrung profesional, yang tidak hanya menari namun juga piawai menjadi sinden. Dimainkan seniman asli Banyuwangi dari berbagai usia, mulai anak-anak hingga Gandrung senior ini berhasil memikat penonton yang hadir.
Untuk diketahui, selaku penggagas sendratari dan pemilik Jiwa Jawa Resort adalah Sigit Pramono. Ia menjelaskan, bahwa event ini akan menjadi sebuah daya tarik bagi pariwisata dan juga gandrung terakota ini sebagai kawasan pelestarian seni budaya Banyuwangi. (red)








