Kontroversi Kakek Buyut Ha Young dan Dampaknya pada Karier Aktris Korsel

Kontroversi Kakek Buyut Ha Young dan Dampaknya pada Karier Aktris Korea Selatan

M-Radar News – Aktris Korea Selatan (Korsel), Ha Young tengah menjadi sorotan setelah terungkap adanya kontroversi terkait sejarah keluarganya, khususnya mengenai kakek buyutnya yang diduga memiliki hubungan dengan aktivitas pro-Jepang, pada masa pendudukan Jepang di Korea. Kasus ini memicu reaksi luas dan berdampak langsung pada karier sang aktris di dunia hiburan.

Kontroversi bermula ketika Ha Young membagikan kisah tentang kakek buyutnya, Ahn Sang Ho, yang dikenal sebagai tokoh medis yang belajar kedokteran Barat di Jepang dan membuka praktik di Hanyang (Seoul). Ha Young memperkenalkan keluarganya sebagai keluarga medis yang telah berkontribusi selama empat generasi.

Namun, sebuah unggahan di komunitas online Korea mengungkapkan, bahwa nenek buyut Ha Young diklaim sebagai putri pejabat militer Jepang dan kakek buyutnya tercatat dalam organisasi yang berafiliasi dengan Pemerintah Jenderal Jepang di Korea.

Awalnya, agensi Ha Young, Vistus Entertainment, membantah tuduhan tersebut. Namun, setelah verifikasi lebih lanjut, agensi mengakui bahwa kakek buyutnya memang tercatat dalam daftar Taisho Friendship Association, sebuah organisasi yang dikaitkan dengan aktivitas pro-Jepang.

Agensi meminta maaf atas respons awal yang terburu-buru dan menyatakan tengah melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait tuduhan ini. Ha Young dan keluarganya juga mengaku tidak mengetahui fakta tersebut sebelumnya.

Dampak dari kontroversi ini cukup signifikan. Beberapa kerja sama merek yang melibatkan Ha Young dibatalkan, dan media mengabarkan bahwa sang aktris sempat menangis saat syuting drama SBS “The Long Shot Trial” akibat tekanan emosional dari masalah sejarah keluarganya.

Meski demikian, pihak produksi drama memastikan Ha Young tetap melanjutkan syuting karena proses produksi sudah hampir rampung dan dijadwalkan tayang pada awal 2027.

Ha Young juga tengah membintangi serial Netflix “Our Sticky Love” dan telah dipersiapkan untuk tampil dalam musim kedua “The Trauma Code: Heroes on Call”. Agensi menegaskan, belum ada perubahan jadwal terkait proyek-proyek tersebut meskipun kontroversi sedang berlangsung.

Kasus Ha Young juga mengangkat kembali isu sensitif mengenai artis-artis Korea yang memiliki leluhur dengan rekam jejak pro-Jepang. Beberapa artis lain, seperti Jeon Beom Sun, Lee Ji Ah, dan Kang Dong Won juga pernah menghadapi sorotan terkait latar belakang keluarga mereka.

Di Korea Selatan, masa penjajahan Jepang masih meninggalkan luka mendalam, sehingga isu kolaborasi dengan Jepang menjadi sangat sensitif dan berpotensi memengaruhi reputasi publik.

Ha Young telah menyampaikan permintaan maaf atas ketidaktahuan dan dampak yang ditimbulkan dari pengungkapan sejarah keluarganya tersebut.

Agensi juga menyatakan, akan terus melakukan pemeriksaan fakta dan belum mengambil keputusan final mengenai langkah lanjutan dalam menghadapi kontroversi ini.

Kejadian ini menjadi pengingat penting mengenai dampak sejarah keluarga terhadap kehidupan publik figur, terutama di negara dengan sejarah kolonial yang kompleks seperti Korea Selatan.

Ha Young tetap fokus pada pekerjaannya di dunia hiburan sembari menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak agensi dan institusi terkait.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup