M-RADARNEWS.COM, JAKARTA – Kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunjukkan tren positif. Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas edisi Oktober 2025, sebanyak 76,2 persen masyarakat menyatakan percaya dan sangat percaya terhadap Polri, sementara tingkat kepuasan publik terhadap kinerja mencapai 65,1 persen.

Capaian ini menjadi sinyal pulihnya kepercayaan masyarakat kepada Polri setelah sempat menurun pascakerusuhan besar yang terjadi pada akhir Agustus lalu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas dukungan publik. “Alhamdulillah atas kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada Polri atas hasil survei Litbang Kompas,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).

Meski demikian, ia menuturkan bahwa pihaknya masih menunggu laporan resmi dari Litbang Kompas. “Kami masih menunggu bukti konkret hasil survei tersebut. Informasi yang kami terima baru dari media sosial dan pemberitaan. Setelah menerima hasil resmi, kami akan melaporkannya kepada Bapak Kapolri,” katanya.

Survei Litbang Kompas turut mencatat peningkatan kualitas pelayanan Polri dalam dua bulan terakhir. Masyarakat menilai pelayanan kini lebih cepat, ramah, dan tidak diskriminatif. Kerahasiaan data pribadi lebih terjaga, proses administrasi lebih sederhana, dan rasa aman masyarakat meningkat saat berurusan dengan aparat kepolisian.

Transparansi dalam penanganan kasus juga dinilai membaik, meski publik masih berharap ada peningkatan dalam hal pemantauan laporan dan respons terhadap aduan masyarakat.

Kadivhumas menegaskan, bahwa Polri tidak menutup diri terhadap kritik. “Polri adalah institusi yang tidak anti kritik. Kami selalu terbuka terhadap aspirasi dan masukan masyarakat,” ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa berbagai langkah pembenahan terus dilakukan bersama Tim Percepatan Reformasi Polri. “Polri terus berbenah agar semakin baik dan profesional. Tim Percepatan Reformasi Polri aktif menampung berbagai masukan dari masyarakat,” tuturnya.

Hasil analisis Litbang Kompas menyebut, penguatan pengawasan internal dan perbaikan sistem pelayanan publik menjadi faktor utama meningkatnya kepercayaan masyarakat. Pembentukan Tim Transformasi Reformasi Polri serta Komisi Percepatan Reformasi Polri dinilai sebagai langkah konkret menuju perubahan yang lebih transparan dan akuntabel.

Dengan tingkat kepercayaan publik yang kini mencapai 76,2 persen, Polri dinilai tengah berada dalam momentum penting untuk memperkuat reformasi kelembagaan dan meningkatkan profesionalisme dalam melayani masyarakat. (by/**)

Spread the love