BALI, (M-RADARNEWS.COM),- Kapendam IX/Udayana menggelar konferensi pers terkait rencana pelaksanaan kejuaraan nasional Yongmoodo Kasad Cup ke- 8 tahun 2018. Saat ini Kodam IX/Udayana dipercaya sebagai tuan rumah untuk menyelenggarakan event kejuaraan nasional tahunan Bela diri Yongmoodo Kasad Cup ke-8 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 24-30 November 2018 di Gor Praja Raksaka, Kepaon. Jl. Raya Bay Pass Ngurah Rai. Asrama Praja Raksaka Kepaon. Denpasar, Bali yang terbuka untuk umum.

Kapendam IX/Udayana Letkol Kav Jonny Harianto G., mengatakan, Seni Beladiri Yongmoodo sendiri, resmi menjadi olah raga wajib di TNI Angkatan Darat sejak 2008 dan dalam perkembangan selanjutnya sejak didirikannya Federasi Yongmoodo Indonesia (FYI). Seni beladiri asal Korea ini pun mulai disosialisasikan kepada masyarakat umum di tahun 2012. Sosialisasi berupa Road Show ke sejumlah kota besar di Indonesia dan Sosialisasi tersebut, diperagakan sejumlah jurus yang dilakukan oleh atlet Yongmoodo.

“Beladiri Yongmoodo ini diharapkan dapat mewujudkan sifat maupun watak patriotisme, karena seni beladiri Yongmoodo sendiri mengandalkan ketepatan. Kecepatan dan kekuatan dalam duel jarak dekat yang menunjukkan kemampuan pada pertempuran yang mengacu pada teknik perkelahian, pertahanan dan strategi, baik fisik. mental serta psikologis,” ungkap Kapendam, Kamis (22/11/2018).

Lanjut Kapendam, dengan demikian pula bahwa Yongmoodo juga sejalan dengan falsafah militer yang menjunjung sportivitas dan patriotisme beladiri tangan kosong ini telah menjadi seni beladiri wajib di TNI Angkatan Darat sejak 2008. Kemampuan beladiri Yongmoodo wajib dikuasai oleh prajurit TNI Angkatan Darat untuk melatih keberanian dan jiwa patriotisme, mengingat prajurit TNI merupakan garda terdepan dalam mempertahankan NKRI.

“TNI AD berkewajiban untuk mendukung program Pemerintah, khususnya di bidang olahraga. Salah satunya melalui kejuaraan Beladiri Militer Yongmoodo. TNl AD berkeinginan untuk mengambil bagian dalam upaya mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga, dan berharap Yongmoodo dapat diterima KONI sebagai cabang olahraga beladiri yang dipertandingkan pada PON Tahun 2019,” harapnya.

Kejuaraan nasional Yongmoodo diusung dengan tema “Jago Beladiri, Berjiwa Ksatria dan Berprestasi”. Diselenggarakannya Kejurnas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bela diri Yongmoodo di lingkungan Prajurit TNI AD yang jago beladiri dan memiliki fisik yang prima, dengan sasaran untuk menjaring atlet beladiri Yongmoodo yang potensial dilingkungan TNI AD dan tersosialisasinya olahraga ini di kalangan masyarakat.

Kapendam IX/Udayana menambahkan, Kejurnas Yongmoodo Kasad Cup ke-8 tahun 2018 ini akan diikuti oleh Kotama/Balakpus Jajaran TNI AD dan Pengda (Provinsi) sebanyak 47 kontingen, dengan melibatkan wasit/juri nasional sebanyak 43 orang. Dan untuk penginapan para peserta ditempatkan di hotel-hotel yang telah disediakan oleh panitia.

Sedangkan untuk terkait dengan jumlah medali yang diperebutkan sebanyak 85 medali yang terbagi menjadi 3 kategori yaitu, perorangan putra dan putri. beregu putra dan beregu Rangkaian Tehnik Gerak (RTG) serta piala bergilir Kejurnas Yongmoodo Kasad Cup.

“Untuk kontingen perorangan putra akan dibagi menjadi kelas 90 kg ke atas dan ke bawah. kelas 85 kg. 80 kg, 75 kg, 70 kg, 65 kg dan 60 kg. Sedangkan kategori perorangan putri terbagi menjadi kelas 65 kg ke atas dan ke bawah, kelas 60 kg dan 55 kg. Selanjutnya dari 85 medali yang diperebutkan terbagi menjadi, perorangan putra 32 medali (8 emas, 8 perak dan 16 Perunggu), Perorangan putri 16 medali (4 emas, 4 perak dan 8 perunggu), Beregu RTG 9 medali (3 emas, 3 perak dan 3 perunggu) dan Beregu putra 28 medali (7 emas. 7 pera dan 14 perunggu).

Ketentuan umum dalam Kejuaraan Beladiri Militer (Yongmoodo) Kasad Cup ke-8 ini menggunakan ketentuan dan peraturan pertandingan Federasi Yongmoodo Indonesia (YFl) dan Bujuknik BDM (KEP Kasad No KEP/385/Vl/2015) yaitu:

a. Sistem gugur (tanpa seeded);
b. Kategori kelas sesuai timbangan berat badan; dan
c. Masing-masing Kotama/Balakpus/Pengda (Provinsi) hanya diperbolehkan mengirim 1 orang atlit pada tiap kelas dan atlet perorangan bisa ikut kelas beregu.

Rangkaian kegiatan kejuaraan nasional Bela diri Yongmoodo Kasad Cup ke-8 tahun 2018 ini telah dimulai pada :

a. Tanggal 22 dan 23 November 2018 dilaksanakan pembekalan wasit;
b. Tanggal 23 November 2018 dilaksanakan kegiatan Tekhnical Meeting Kejurnas Yongmoodo dan dilanjutkan Tekhnical Meeting uji petik BDM.
c. Tanggal 24 November 2018 dilaksanakan upacara pembukaan oleh Kasad/Wakasad dan pertandingan babak penyisihan;
d. Tanggal 25 dan 26 November 2018 melanjutkan kegiatan penyisihan pertandingan;
e. Tanggal 27 November 2018 menyelesaikan babak penyisihan dan beberapa kelas mulai masuk babak 16 besar;
f. Tanggal 28 November 2018 masuk ke babak 16 besar dan perempat final;
9. Tanggal 29 November 2018 melanjutkan babak semi final dan perempat final serta pada malam harinya dilaksanakan gala dinner kepada seluruh peserta di GWK, Jimbaran-Badung.
h. Tanggal 30 November 2018 dilaksanakan babak final seluruh kelas baik perorangan maupun beregu dan akhiri dengan upacara penutupan dan penyerahan hadiah bagi para pemenang.!

Sampai dengan, Selasa 20 November 2018 peserta yang sudah mendaftar dan memastikan hadir sebanyak 42 kontingen terdiri dari 21 kontingen Militer dan 21 kontingen Pengda, dengan rincian sekitar 477 orang atlet putra, 96 orang atlet putri, 65 orang official, 67 orang pelatih dan jumlah keseluruhan 705 orang. Namun dari jumlah tersebut ih ada kemungkinan bertambah lagi sampai dengan hari “H” yaitu pada tanggal 24 November 2018.

Demikian rangkaian kegiatan Kejurnas Yongmoodo Kasad Cup Ke-8 tahun 2018 yang dapat disampaikan, selanjutnya kami mengundang rekan-rekan media untuk berkenan hadir dalam acara tersebut baik saat pembukaan, pertandingan maupun penutupan nanti, dengan harapan Beladiri Yongmoodo ini dapat lebih dikenal lagi oleh seluruh masyarakat Indonesia umumnya dan harapan kedepan akan muncul bibit-bibit berprestasi baik ditingkat nasional maupun internasional sehingga dapat mengharumkan nama Bangsa Indonesia melalui cabang olahraga Beladiri Yongmoodo. (Yd/Tim)

Facebook Comments Box