M-RADARNEWS.COM, JATIM – Empat petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, menerima penghargaan dari Kepala Lapas, Solichin setelah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam lingkungan lapas.
Pemberian reward tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kinerja para petugas yang dinilai sigap, teliti, dan mampu bertindak cepat saat menemukan indikasi adanya pelanggaran.
Aksi tersebut berhasil mencegah potensi gangguan keamanan dan menunjukkan, bahwa sistem pengawasan di Lapas Kelas IIA Banyuwangi berjalan optimal.
Solichin menegaskan, penghargaan itu bukan sekadar formalitas. Ia menyebut, bahwa tantangan pengamanan di lapas terus meningkat sehingga setiap petugas dituntut untuk menjaga integritas dan profesionalitas.
“Ini adalah hasil kerja keras dan kewaspadaan rekan-rekan di lapangan. Semoga penghargaan ini dapat memacu semangat seluruh jajaran untuk terus memberikan yang terbaik,” ujar Solichin dalam keterangan resminya, Rabu (06/05/2026).
Ia menyampaikan, bahwa penyelundupan barang terlarang masih menjadi ancaman serius yang harus diantisipasi secara berkelanjutan. Karena itu, pihaknya terus memperketat pemeriksaan barang bawaan, pengunjung, hingga pemantauan internal guna meminimalkan celah terjadinya pelanggaran.
Keberhasilan empat petugas tersebut, lanjutnya, juga merupakan bukti sinergi antarpetugas serta kedisiplinan dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP).
Lapas Banyuwangi, terus berkomitmen meningkatkan pembinaan dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) demi memperkuat keamanan dan layanan pemasyarakatan.
Kalapas juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung pemberantasan peredaran barang terlarang di dalam lapas dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.
Dengan diberikannya reward ini, diharapkan budaya integritas dan semangat profesionalitas semakin diperkuat di lingkungan Lapas Banyuwangi. (by/**)
