M-RADARNEWS.COM, JATENG – Forum Komunikasi Bursa Kerja Khusus (FK BKK) Kabupaten Boyolali, menggelar Job Fair dan Entrepreneurship 2026, di Pendopo Gede Kabupaten Boyolali, Kamis (21/05/2026). Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana.

Ketua Panitia, Ridwan dalam laporannya menyampaikan, bahwa job fair tahun ini menggandeng 37 perusahaan, LPKS, SO3 LPKS, tiga perguruan tinggi, serta kantor cabang P3MI dari satu perusahaan.

Total sebanyak 9.637 lowongan pekerjaan dibuka pada Job Fair FK BKK kali ini, dengan rincian 3.124 laki-laki dan 6.543 perempuan, serta 58 posisi jabatan. Ridwan menyampaikan, bursa kerja digelar selama dua hari, 21-22 Mei 2026, mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

“Dalam rangka untuk menjembatani anak-anak yang lulus tahun ini, sehingga ada waktu satu atau dua minggu anak-anak bisa langsung tercover didunia industri. Harapan kami untuk bisa mengurangi pengangguran di Boyolalii,” ujarnya.

Sementara itu, Wabup Fajar menyampaikan bahwa penyelenggaraan Job Fair FK BKK merupakan langkah strategis Pemkab Boyolali dalam menurunkan tingkat pengangguran.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) Boyolali, Fajar menyebutkan, bahwa angka pengangguran terbuka di Boyolali mencapai 2,97 persen atau 19.924 jiwa, terdiri dari 8.427 laki-laki dan 11.497 perempuan.

“Harapannya, melalui Job Fair ini, angka pengangguran dapat ditekan. Lowongan yang dibuka dapat menjawab kebutuhan lulusan pendidikan tinggi maupun menengah di Kabupaten Boyolali,” kata Wabup Fajar.

Salah satu pencari kerja, Intan Putri Permatasari, lulusan Universitas Negeri Semarang (UNNES) jurusan Manajemen, mengaku antusias mengikuti Job Fair FK BKK.

“Harapannya tentu mendapatkan pekerjaan terbaik di sini. Karena lowongannya banyak sekali, saya berharap bisa segera mendapat pekerjaan,” ujarnya. (dn/tl)

Spread the love