M-RADARNEWS.COM, JATIM – Kawasan indah pepohonan yang berada di area Terminal Sritanjung (Tanjung Wangi) yang berlokasi di Dusun Kapuran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi berubah menjadi tempat penampungan barang rongsok (besi tua).
Keasrian lahan pepohonan yang berguna untuk penghijauan itu kini tercemari dengan adanya barang-barang bekas yang terlihat kotor dan sumber penyakit. Fungsionalitas terminal yang beralih tersebut menjadi tanda tanya dan memantik perhatian publik.
Di tambah lagi dengan deretan truk-truk besar yang akan menyeberang ke Pulau Lombok terparkir di area terminal menambah suasana menjadi tampak tidak sedap di pandang mata.
Terminal induk Bus terbesar yang ada di Banyuwangi itu melayani moda transportasi umum berupa angkutan kota, mobil penumpang umum (MPU), angkutan pemadu moda, angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) dan angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP).
Diketahui, Lahan yang merupakan aset daerah itu ternyata telah di sewakan ke seseorang yang merupakan salah satu warga setempat.
“Barang-barang bekas tersebut berasal dari salah satu tambang yang ada di Banyuwangi,” ujar seorang warga yang juga pemilik warung.
“Lahan ini di sewa oleh seorang warga sekitar kurang lebih sebulan lalu,” tambahnya.
Seharusnya, penyewaan ini dilakukan untuk kegiatan komersial, seperti pembangunan kios, area PO bus, atau fasilitas pendukung lainnya di dalam terminal bukan untuk menampung barang rongsokan (besi tua).
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi, I Komang Sudira Atmaja, saat dikonfirmasi awak media membenarkan bahwa lahan di area Terminal Bus tersebut memang telah disewakan.
“Disewa tetapi hanya sementara,” katanya, pada Selasa (09/12/2025).
Ia juga menambahkan, lahan di sisi selatan terminal memang disewa oleh pengusaha besi tua dan bersifat sementara. Pembelian besi tua di lokasi lain kemudian dibawa ke lokasi terminal untuk dipilah dan dikirim ke Surabaya.
Dalam kesempatan yang sama, pengelola lahan sewa tersebut saat ingin ditemui oleh awak media tidak sedang berada di tempat. (yn)
