BALI, (M-RADARNEWS.COM), –           Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan menggelar apel Kesiapsiagaan Relawan Pramuka Peduli Penanggulangan Covid-19. Dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini dilakukan secara berani, dengan menghadirkan peserta dari seluruh kwartir daerah se-indonesia. Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Bali mengikuti Apel melalui virtual di Gedung Kwarda Bali, Rabu, 28 Oktober 2020.

Apel dihadiri oleh Ketua Kwarda Bali I Made Rentin, Sekretaris, Waka, Bedahara dan beberapa Andalan Daerah serta Anggota Dewan Kerja Daerah Bali.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso mengatakan, dalam upacara Hari Pramuka ke-59 beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingat beberapa hal. Selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional, Jokowi telah mengingatkan agar Gerakan Pramuka menumbuhkan dua gerakan penting. “Yaitu Gerakan Kedisiplinan Nasional dan Gerakan Kepedulian Nasional,” kata Budi Waseso.

Menurutnya gerakan Pramuka diharapkan dapat menjadi suri tauladan perilaku disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan di mana pun berada. “Melalui Gerakan Kepedulian Nasional, para Pramuka diharapkan terus dapat peduli untuk membantu sesama warga masyarakat yang mengalami kesulitan di tengah pandemi Covid-19 ini,” tambah Budi.

I Made Rentin seusai apel di temui wartawan mengatakan, Mengingat kondisi pandemi yang masih terus berlangsung dan belum bisa dipastikan waktu berakhirnya, Gerakan Pramuka Kwatir Daerah Bali akan terus mendukung keterlibatan dan peran serta para relawan.

“walaupun situasi pandemi tak mengurangi makna mendalam yaitu bagaimana upaya meningkatkan disiplin nasional dan kepedulian nasional serta semangat bela negara bagi kita yang berada di dalam lingkungan Gerakan Pramuka,” kata Rentin.

Made Rentin berpesan, Wahai pemuda, ayooo bersatu dan bangkit, dengan ikut serta menyukseskan dua gerakan nasional yaitu Gerakan Kedisiplinan dan Gerakan Kepedulian

“Disiplin terapkan protokol kesehatan bahkan menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan, Peduli dan empati kepada sesama di tengah Pandemi Covid-19,” ujarnya.

Made Rentin berharap Pramuka mellenial di tengah Covid-19, tetap semangat dan beraktivitas serta memunculkan inovasi dan kreativitas di tengah kita semua masih berjuang melawan Covid-19, marilah Gerakan Pramuka menjadi agen perubahan prilaku, untuk taat dan patuh terhadap protokol kesehatan.

Setelah apel Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Karya (Saka) se-Bali Rakor digelar karena mempertimbangkan kelembagaan Saka, khususnya di Kwarda Bali, yang dinilai kegiatannya kurang optimal sehingga perlu komunikasi yang lebih intensif di antara para pimpinan Saka untuk mencapai tujuan dan sasaran keberadaan Saka Pramuka tersebut.

Kepramukaan merupakan proses pendidikan luar sekolah dan di luar keluarga dalam bentuk kegiatan yang menarik dan menantang, yang dilakukan di alam terbuka dengan prinsip dasar, dan metode kepramukaan dengan membentuk watak sebagai sasaran akhir. (rls)

Facebook Comments Box