JATIM, (M-RADARNEWS.COM),-                Keberadaan sampah memang menjadi problem bagi setiap lingkungan, terlebih lagi jika sampah dibuang sembarangan otomatis akan berdampak buruk. Seperti yang terekam oleh m-radarnews.com pada, Sabtu sore (17/09/2022) lalu, terlihat tumpukan sampah berada di tepi sungai Jembatan kawasan Dsn Krajan, Desa Banjar, Kecamatan Licin, Kab. Banyuwangi.

Tepi sungai jembatan yang menghubungkan Desa Banjar dengan Desa Segobang itu terlihat kotor, bahkan nyaris seperti Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Padahal tak jauh dari tumpukan sampah tersebut, tepatnya di tengah-tengah sungai berdiri bangunan ber cat hijau daun layaknya TPS hanya saja terlihat tidak terpakai.

Usut punya usut, berdasarkan cerita dari warga setempat saat membuang sampah di tepi sungai mengatakan kepada m-radarnews.com, bahwa bangunan yang berada di tengah-tengah sungai jembatan Dsn Krajan itu sedianya untuk tempat pengolahan sampah, dan kini mangkrak. Pasalnya tidak di perbolehkan oleh Dinas PU Pengairan Kab. Banyuwangi, karena berada di tengah sungai sehingga bangunan tersebut kesannya mubazir.

Lantas kok bisa di dirikan? Sudah tahu melanggar? Warga itu pun tak mau menjawab seraya ngeloyor pergi.

Tim media di lapangan akhirnya mencari info lebih detil terkait bangunan itu dengan menanyakan langsung ke kantor Desa Banjar.

Melalui Via whatsapp, Kades Banjar Sunandi dikonfirmasi belum memberi komentar apapun, hanya saja Kades Banjar itu menyarankan untuk bertemu langsung dengan dia jangan melalui whatsapp.

“Saya masih di luar kantor, ini mau ke PU,“ tandasnya via whatsapp. Saat ditanya kapan bisa ketemu langsung? Kades Banjar belum memberikan jawaban.

Menyoal bangunan yang berdiri di tengah-tengah sungai kawasan Dsn Krajan, Desa Banjar, Kec. Licin itu, narasumber terpercaya yang enggan namanya di publikasikan itu mengatakan, bahwa kemungkinan bangunan itu di danai dari Dana Desa (DD) atau ADD tahun 2021. Namun karena menyalahi aturan dari DPU Pengairan Banyuwangi karena di tengah Sungai, bangunan itu di telantarkan dan peruntukannya hingga kini tidak jelas. (anw)

Facebook Comments Box