Sapa Nelayan Jawa Timur, DKP Provinsi Jatim Salurkan Bantuan Mesin Tempel untuk Nelayan Banyuwangi

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menggelar kegiatan "Sapa Nelayan Jawa Timur" di Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) Plengsengan, Kelurahan Lateng, Kabupaten Banyuwangi, pada Jumat (3/7/2026). Foto: dok/yn.

M-RadarNews, Jatim – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menggelar kegiatan “Sapa Nelayan Jawa Timur” di Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) Plengsengan, Kelurahan Lateng, Kabupaten Banyuwangi, pada Jumat (3/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Tim Kerja (Katimja) Kenelayanan DKP Provinsi Jatim, Sihabul Millah, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banyuwangi, Riza Pahlevi, Lurah Lateng, serta perwakilan kelompok usaha bersama (KUB) nelayan dan pelaku usaha perikanan.

Dalam kesempatan itu, DKP Provinsi Jatim menyalurkan bantuan berupa empat unit mesin tempel bagi nelayan. Selain itu, secara simbolis juga diserahkan bantuan rumah ikan (fish apartment) dan terumbu karang yang akan ditempatkan di perairan Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo.

Kepala Tim Kerja Kenelayanan DKP Provinsi Jawa Timur, Sihabul Millah mengatakan, bantuan tersebut merupakan amanah dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagai upaya meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan sektor perikanan tangkap.

“Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produksi nelayan tangkap sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sihabul juga menyampaikan, produksi perikanan tangkap di Kabupaten Banyuwangi saat ini mencapai sekitar 60 ribu ton per tahun. Jumlah tersebut menyumbang sekitar 10 persen dari total produksi perikanan tangkap Jawa Timur yang mencapai sekitar 600 ribu ton per tahun.

Selain bantuan sarana produksi, DKP Provinsi Jatim juga menyerahkan Buku Kapal Perikanan (BKP) kepada para nelayan. Dokumen tersebut berfungsi sebagai bukti registrasi resmi kapal perikanan, menjadi salah satu syarat legalitas untuk melaut, serta persyaratan memperoleh subsidi bahan bakar minyak (BBM) dari pemerintah.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banyuwangi, Riza Al Fahroby, S.T., M.Sc., mengatakan, bantuan yang diberikan diharapkan mampu mendorong kemajuan sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di Banyuwangi.

“Semoga ikhtiar ini mendapat rida Allah SWT dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat perikanan di Kabupaten Banyuwangi,” pungkasnya. (yn)

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup