Fernando Alonso Resmi Perpanjang Kontrak Bersama Aston Martin di Formula 1
M-Radar News – Pebalap veteran Fernando Alonso resmi memperpanjang kontraknya bersama tim Aston Martin untuk satu musim ke depan di kompetisi Formula 1.
Langkah ini menandai musim ke-24 bagi Alonso di ajang balap jet darat paling bergengsi di dunia, meskipun tantangan performa mobil masih membayangi.
Keputusan Alonso untuk tetap bertarung di lintasan menunjukkan semangatnya yang tak pudar meski usianya telah mencapai 45 tahun.
Ia memilih melanjutkan karier balap daripada menyaksikan balapan dari layar televisi di rumah.
Alonso juga menyatakan keyakinannya terhadap masa depan Aston Martin, walaupun kerja sama tim dengan pabrikan mesin Honda belum memberikan hasil maksimal.
Ambisi dan Kritik Terhadap Regulasi Mesin
Alonso dikenal sebagai salah satu pembalap yang vokal mengkritik regulasi mesin hibrida saat ini.
Ia menilai, era modern Formula 1 terlalu bergantung pada energi listrik sehingga menyebutnya sebagai ‘kejuaraan dunia baterai’.
Namun, hasrat dan motivasi membalap yang kuat menjadi alasan utama ia menolak pensiun.
“Saya tidak memiliki jaminan bahwa musim mendatang akan lebih menyenangkan, tetapi ini adalah komitmen yang harus Anda buat dengan diri sendiri,” ungkap Alonso dikutib, Jumat (2/10/2026).
Negosiasi perpanjangan kontrak berlangsung cepat setelah penundaan selama beberapa bulan, dan pemilik tim Aston Martin, Lawrence Stroll, menyetujui hanya dalam diskusi singkat lima menit.
Tantangan Teknis dan Harapan Perubahan Regulasi
Aturan mesin yang akan bergeser ke komposisi tenaga pembakaran konvensional 60 persen, dan listrik 40 persen diharapkan dapat meningkatkan performa dan keseruan balapan.
Alonso berharap, perubahan ini membawa kompromi yang lebih baik antara performa dan aspek berkendara.
Menjelang balapan di Sirkuit Sepang, Malaysia, Alonso menyoroti keterbatasan teknologi hibrida saat ini, terutama dalam mengelola energi baterai di tikungan berkecepatan tinggi.
Pembalap harus menghemat daya baterai agar cukup untuk melewati trek lurus panjang, yang berdampak pada pengendalian ban dan performa maksimal mobil.
Manfaat Masa Istirahat dan Pengalaman Balap Lain
Masa sabbatical Alonso pada musim 2019 dan 2020 menjadi kunci penting dalam menjaga kelangsungan kariernya.
Selama jeda tersebut, ia mengikuti sejumlah kompetisi balap lain seperti Le Mans 24 Hours dan Indy 500, memperkaya pengalaman dan kemampuannya sebagai pembalap profesional.
“Saya harus berhenti sejenak dari Formula 1 untuk merasakan berbagai formula dan seri balapan berbeda yang selalu membuat saya penasaran,” ujar Alonso.
Ia juga membuka kemungkinan untuk kembali mengikuti ajang balap lain setelah masa baktinya di Formula 1 selesai.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












