Duta Bahasa Kepri Ajak Generasi Muda Bijak Manfaatkan AI
M-Radar News, Tanjungpinang – Duta Bahasa Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 2026, Imannuel Maitreya Lee Wuisan Jr., mengajak generasi muda memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai sarana meningkatkan literasi. Namun, ia mengingatkan agar AI tidak dijadikan satu-satunya sumber informasi karena setiap informasi tetap perlu diverifikasi.
Menurut Imannuel, perkembangan teknologi telah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh berbagai informasi dan pengetahuan. Selain membaca buku atau artikel, masyarakat kini juga dapat melakukan riset melalui internet maupun bertanya kepada AI.
“Sekarang pengetahuan sudah tidak terbatas karena kita bisa mendapatkannya melalui internet maupun Artificial Intelligence,” ucap Imannuel Maitreya Lee Wuisan, Rabu, 15 Juli 2026.
Dirinya menegaskan bahwa AI hanya berfungsi sebagai referensi awal dalam proses belajar. Pengguna tetap harus melakukan pengecekan ulang terhadap informasi yang diperoleh agar sesuai dengan fakta dan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
“AI sebaiknya hanya menjadi referensi atau pemberi arah, bukan menjadi patokan utama dalam mencari kebenaran maupun informasi faktual,” katanya.
Ia menyarankan generasi muda memperdalam informasi yang diperoleh dari AI melalui berbagai sumber lain, seperti e-book, jurnal, maupun situs terpercaya. Cara tersebut dinilai mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis sekaligus memperkuat literasi digital.
“Kita tetap harus melakukan riset lebih mendalam terhadap setiap informasi yang diperoleh,” tuturnya.
Imannuel berharap pemanfaatan teknologi dilakukan secara bijak agar mampu mendukung proses belajar sepanjang hayat. Dengan begitu, generasi muda dapat memanfaatkan perkembangan teknologi secara produktif tanpa kehilangan sikap kritis.
“Gunakan teknologi untuk belajar, tetapi jangan berhenti melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima,” ujarnya, mengakhiri.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











