Permudah Perjalanan Penumpang, KAI Daop 8 Surabaya Integrasikan 18 Stasiun dengan KA Commuter dan Lokal

Permudah Perjalanan Penumpang, KAI Daop 8 Surabaya Integrasikan 18 Stasiun dengan KA Commuter dan Lokal.

M-Radar News, Surabaya – KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengintegrasikan 18 stasiun dengan layanan Kereta Api Commuter dan Lokal, memperkuat konektivitas transportasi berbasis rel di Jawa Timur. Integrasi ini diumumkan pada Selasa, 21 Juli 2026, sebagai bagian dari transformasi layanan KAI.

Dari total 40 stasiun yang melayani naik turun penumpang di wilayah Daop 8 Surabaya, sebanyak 18 stasiun kini terintegrasi dengan KA Commuter dan Lokal.

Stasiun-stasiun tersebut meliputi Surabaya Kota, Surabaya Gubeng, Wonokromo, Mojokerto, Waru, Sidoarjo, Surabaya Pasarturi, Lamongan, Babat, Bojonegoro, Bangil, Lawang, Malang, Malang Kotalama, Kepanjen, Sumberpucung, Kesamben, dan Wlingi.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, integrasi ini memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk melanjutkan perjalanan secara lebih praktis dan efisien.

“Masyarakat semakin mudah mengakses layanan kereta api, tanpa harus berpindah ke moda transportasi lain,” ujar Mahendro dalam keterangan resminya, pada Selasa (21/7/2026).

Menurut Mahendro, keberadaan 18 stasiun integrasi menjadi solusi atas tingginya mobilitas masyarakat. Pelanggan KA Jarak Jauh dapat langsung melanjutkan perjalanan menggunakan KA Commuter atau KA Lokal menuju berbagai wilayah di Jawa Timur, begitu pula sebaliknya.

Selain mempercepat perpindahan perjalanan, integrasi layanan ini juga memperluas jangkauan transportasi berbasis rel hingga wilayah penyangga. Layanan ini menyediakan alternatif perjalanan yang lebih ekonomis serta mendukung mobilitas ramah lingkungan.

Mahendro menambahkan, stasiun-stasiun tersebut kini berfungsi sebagai simpul mobilitas yang menghubungkan kawasan pendidikan, pemerintahan, bisnis, industri, hingga destinasi wisata di Jatim.

Melalui jaringan yang semakin terintegrasi, masyarakat dari Lamongan, Bojonegoro, Mojokerto, Sidoarjo, Bangil, hingga Malang Raya semakin mudah mengakses layanan KA Jarak Jauh.

Sebaliknya, pelanggan dari luar kota juga dapat melanjutkan perjalanan menggunakan KA Commuter dan KA Lokal secara lebih praktis.

“KAI tidak hanya menghadirkan perjalanan antarkota, tetapi juga membangun konektivitas antardaerah melalui transportasi berbasis rel yang saling terintegrasi,” kata Mahendro.

Ia berharap, masyarakat semakin beralih menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berkelanjutan.

KAI Daop 8 Surabaya, mengimbau pelanggan merencanakan perjalanan dengan memperhatikan jadwal keberangkatan KA Jarak Jauh maupun KA Commuter dan Lokal agar proses perpindahan layanan berjalan lancar.

Ke depan, KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat integrasi antarmoda guna mewujudkan ekosistem transportasi publik yang modern dan terkoneksi.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup