Raih Rekor MURI Pelayanan IB Terbanyak: Jatim Deklarasikan Diri sebagai Gudang Ternak Nasional
M-RADARNEWS.COM, JATIM – Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya menjaga stabilitas distribusi dan daya saing hasil peternakan lokal di tengah surplus produksi ternak Jatim. Ia meminta pemerintah pusat memastikan produk impor untuk kebutuhan nasional tidak diturunkan di pelabuhan maupun bandara Jatim, karena berpotensi mengganggu ekosistem usaha dan distribusi peternakan daerah.
“Potensi peternakan Jatim sangat komprehensif dan saat ini surplus. Jika pemerintah pusat masih membutuhkan impor, kami berharap produk tersebut tidak diturunkan di pelabuhan atau bandara Jatim agar tidak mengganggu stabilitas distribusi dan daya saing lokal,” ujar Khofifah pada puncak Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan (IB) di City Forest & Farm Arum Sabil, Jember, Senin (24/11/2025).
Gubernur Khofifah juga mengapresiasi kontribusi perguruan tinggi, asosiasi profesi, serta seluruh stakeholder yang telah mendukung pelaksanaan program IB di Jatim.
Jatim Deklarasi sebagai Gudang Ternak Nasional
Kegiatan tersebut turut menjadi momentum deklarasi bersama DPD HKTI Jatim dan empat organisasi pilar peternakan PDHI, ISPI, PAVETI, dan PARAVETINDO yang sepakat menjadikan Jatim sebagai Gudang Ternak Nasional.
Tiga komitmen utama deklarasi:
- Meningkatkan produktivitas ternak melalui inovasi berkelanjutan.
- Memperkuat pemberdayaan peternak agar mandiri dan kompetitif.
- Menjaga kesehatan hewan dan keamanan pangan.
Catat Rekor: Jatim Raih MURI Pelayanan IB Terbanyak
Jatim kembali mencatatkan prestasi nasional dengan meraih Rekor MURI Pelayanan IB Terbanyak dalam Setahun. Sejak 1 Januari hingga 24 November 2025, sebanyak 1.019.397 ekor sapi telah diinseminasi.
Selain pencatatan rekor, sejumlah penghargaan juga diberikan kepada petugas dan kelompok tani berprestasi.
Daftar Penerima Penghargaan:
Kinerja Optimalisasi Reproduksi Terbaik:
• Dinas Peternakan & Keswan Kabupaten Tulungagung
Petugas IB Berprestasi:
• Aceptor Tinggi: Adhito Ferlandy, A.Md
• Aceptor Rendah: drh. Dani Eka Fiernanda
Dokter Hewan Berprestasi:
• drh. Yulia Darmawan
Paramedik Veteriner Berprestasi:
• Maya Rahmawati, A.Md
Kelompok Agribisnis Terbaik:
• Sapi Perah: Sari Agung III
• Sapi Potong: Sumber Widodo
• Kambing/Domba: Panjiwangi Sejahtera
• Unggas: Sumber Unggas Jaya
Perintis Hygiene Sanitasi Pemotongan Unggas:
• Zainal Abidin, S.Ag., M.Fill.I
• Suedi
Penerima Bantuan:
• Vaksin & Obat: Ir. Widodo Julianto
• Bantuan Ternak HKTI: Dr. H. Budi Sasongko
• Bantuan Pakan: M. Yatiem Farid
• Penyerahan Kunci Simbolis Alsintan: Tohari
Selain itu, rangkaian kegiatan meliputi gerakan minum susu bersama, penyaluran pakan dan obat, serta distribusi sarpras bagi kelompok ternak di Jember dan sekitarnya.
Kepala Dinas Peternakan Jatim, Indyah Aryani menegaskan, bahwa apresiasi kepada petugas lapangan menjadi bagian penting pembangunan peternakan. Sementara Bupati Jember, Muhammad Fawait turut mengajak seluruh pihak memperkuat pelayanan bagi peternak di wilayahnya.
Dengan dukungan kuat lintas profesi, organisasi, akademisi, dan pemerintah, Jawa Timur semakin meneguhkan posisinya sebagai pusat pengembangan peternakan nasional, mengukuhkan langkah besar menuju terwujudnya Jatim Gudang Ternak Nasional. (by/jn/kf)










