Dukung Mudik 2026, Pemprov Jateng Sediakan WiFi Gratis di Terminal dan Tambah Fitur SPKLU-CCTV di Aplikasi JNN
M-RADARNEWS.COM, JATENG – Menjelang Lebaran 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menyediakan layanan internet gratis di sejumlah terminal bus. Selain itu, superapps “Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN)” turut diperbarui dengan tambahan informasi SPKLU dan akses CCTV jalur mudik.
Layanan internet gratis tersebut sudah dapat dimanfaatkan pemudik di Terminal Tipe B Joho, Sukoharjo, sejak Kamis (12/03/2026). Fasilitas WiFi disediakan untuk memudahkan pemudik berkomunikasi dengan keluarga maupun memesan transportasi daring.
Wakil Gubernur (Wagub) Jateng, Taj Yasin Maimoen mengatakan, penyediaan internet gratis menjadi salah satu upaya Pemprov Jateng dalam meningkatkan kualitas pelayanan mudik. Tahun ini, jumlah pemudik diprediksi mencapai 17,7 juta orang, sehingga kesiapan layanan publik harus ditingkatkan.
“Kita cek fasilitas di terminal dan kita penuhi kebutuhan pemudik, termasuk internet gratis. Saat perjalanan, kuota bisa saja habis dan mereka perlu menghubungi keluarga,” ujarnya.
Taj Yasin juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi angkutan Lebaran untuk mencegah terjadinya kelelahan dan potensi human error. Pemprov turut meminta perusahaan otobus memastikan kesiapan armada selama arus mudik.
Saat meninjau Terminal Joho, Wagub juga memantau pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi dan warga setempat. “Kesehatan awak bus harus dipastikan. Pemeriksaan termasuk tes bebas alkohol perlu dilakukan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengapresiasi layanan internet gratis yang dinilai sangat membantu masyarakat. Ia menyebut langkah Pemprov Jateng semakin memperkuat sinergi dalam pelayanan mudik.
Sementara itu, Kepala Diskomdigi Jateng Agung Hariyadi menerangkan, bahwa pada 2026 provinsi mengalokasikan internet gratis di 382 titik, meliputi:
40 titik terminal dan area publik,
168 titik internet desa,
150 titik kecamatan berdaya,
20 titik area pendidikan.
Menurutnya, fasilitas tersebut ditempatkan di titik-titik strategis yang banyak dimanfaatkan pemudik. “Menjelang Lebaran, layanan ini diharapkan memperlancar komunikasi masyarakat di ruang tunggu terminal,” kata Agung.
Agung juga menyampaikan, bahwa ratusan desa di Jateng telah terhubung internet gratis. Selain untuk kebutuhan mudik, jaringan ini dapat dimanfaatkan untuk promosi potensi desa dan mendukung pendidikan serta aktivitas ekonomi.
Superapps “Jateng Ngopeni Nglakoni” turut diperbarui dengan informasi cuaca, lokasi SPKLU, hingga CCTV jalur mudik, dan dapat diunduh melalui Play Store.
Calon pemudik, Yuni mengaku terbantu dengan fasilitas WiFi yang tersedia. “Tadi saya coba dan ternyata koneksinya kencang. Sangat membantu untuk menghubungi keluarga dan memesan ojek online,” ungkapnya.
Ia juga menilai fasilitas Terminal Joho semakin baik, termasuk kebersihan toilet, musala, dan operasional terminal yang kini berjalan 24 jam.
Pengguna Trans Jateng lain, Lestari mengatakan, kualitas internet di terminal saat ini jauh lebih baik dari sebelumnya. “Dulu pernah ada, tapi lemot. Sekarang internetnya bagus, sambil menunggu bus bisa buka Instagram atau Facebook,” ujar Yuni. (dn/kf)











