150 Warga Lansia Desa Mrisen Dapatkan Vaksin Covid-19 Dosis Pertama
JATENG, (M-RADARNEWS.COM),- Sebanyak 150 warga lansia di Desa Mrisen, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mengantre agar mendapatkan suntikan Vaksinasi Covid-19 untuk tahap pertama pada, Selasa (10/08/2021).
Vaksinasi ini diberikan untuk pencegahan dan mengatasi maraknya penyebaran Virus Covid-19 yang belum mereda, bahkan melonjak tajam hingga ke pelosok desa.
Dengan harapan pemberian vaksin pada kaum lansia diatas usia 55 tahun mampu menangkal penyebaran penyakit dan virus yang berbahaya saat ini.
Tidak ada kata terlambat, hal ini segera dilakukan oleh Pemerintah Desa Mrisen bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten melalui Puskesmas Juwiring melaksanakan pelayanan vaksinasi bagi warga lanjut usia (Lansia), untuk dosis pertama bagi warga Mrisen dan warga desa di sekitar.
Pelaksanaan giat dilakukan di gedung desa setempat dan berjalan lancar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan 5 M dari pemerintah.
Kepala Desa Mrisen Joko Edi Wiyono, SE mengatakan, bahwa vaksinasi tahap pertama dikuti 150 orang lansia sesuai data dan untuk warga desa lain yang mendaftar, acara dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
“Vaksinasi lansia ini di laksanakan oleh Petugas Puskesmas Juwiring sekitar 15 petugas dibantu bidan desa, perangkat desa, BPD, petugas Koramil, dengan tetap menerapkan prokes ketat dalam masa PPKM Level 4 seperti ini,” kata Joko.
“Saya selaku Kades Mrisen mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Klaten, Dinas Kesehatan dan Instansi terkait untuk perhatian dan pelaksanaan vaksinasi lansia di desa kami ini,” lanjutnya.
Seorang ibu bernama Tinem (60)
warga dukuh setempat, yang menerima vaksin lansia ini mengatakan, ikut vaksinasi untuk menambah kekebalan tubuh agar sehat dan terbebas dari Virus Corona. “Saya datang ikut divaksin biar badan tetap sehat dan tidak terserang Virus Covid,” katanya lirih.
Dan seperti pada tahapan yang sudah dilakukan, setelah disuntik vaksin para lansia diminta menunggu waktu selang 30 menit kemudian untuk diketahui apakah vaksin yang diterimanya memiliki efek samping atau tidak. Jika tidak ada efek samping maka para lansia tersebut menerima surat keterangan bahwa sudah mengikuti Vaksin Covid-19.
Para lansia warga Desa Mrisen dan sekitar ini nampak penuh antusias dan dengan tertib untuk menerima suntik vaksinasi.
“Disuntik vaksin ternyata tidak sakit, butuh waktu cuma beberapa menit dan tak terasa ternyata sudah selesai,” seloroh seorang bapak yang sebelumnya nampak pucat.
dr Sivi salah seorang Kordinator Vaksin dari Puskesmas Juwiring mengharapkan, bahwa kegiatan vaksinasi ini semoga bermanfaat memberikan kekebalan tubuh bagi kaum lansia dan kasus Covid-19 bisa segera menurun.
“Vaksin hari ini semoga dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat untuk kekebalan tubuh lansia dan kesehatan,” katanya. (Dan)








