Tinjau Vaksinasi di Surabaya, Panglima TNI dan Kapolri Apresiasi Forkopimda Tangani Covid-19 di Jatim

JATIM, (M-RADARNEWS.COM),-            Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur (Jatim) mendampingi dua Jenderal, Panglima TNI dan Kapolri melakukan pengecekan vaksinasi, khusus untuk pelajar di Surabaya, Jumat (15/10/2021).

Selain itu, dua Jenderal bintang empat juga berkesempatan menyapa wilayah lain atau Aglomerasi, yang juga menggelar serbuan vaksinasi Merdeka serentak.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Forkopimda kota Surabaya, mendampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan serbuan vaksinasi merdeka di Surabaya, dan daerah lain yang melaksanakan vaksinasi di Jatim.

Setibanya di lapangan TOR Surabaya, Forkopimda Jatim dan Forkopimda kota surabaya langsung menyambut kedatangan dua jendral ini. Walikota Surabaya, Eri Cahyadi menjelaskan situasi perkembangan Covid-19 di Surabaya, sambil berjalan melakukan pengecekan vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri juga menyapa dan berkesempatan berdialog dengan pelajar yang sedang melakukan vaksinasi.

Tak hanya itu, Panglima TNI dan Kapolri juga berkesempatan menyapa daerah lain di wilayah Jawa Timur, yang juga melakukan vaksinasi serbuan, secara virtual.

Dalam kesempatan ini, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, serbuan vaksinasi merdeka yang berlangsung di Lapangan TOR ini diikuti kurang lebih 20.000 hari ini, dan berikutnya juga akan dilaksanakan 20.000. Diikuti jajaran di 34 Polres dan Kodim, yang juga melaksanakan hal yang sama dengan target 26.000 untuk memvaksinasi masyarakat rentan, lansia, anak-anak di atas usia 12 tahun dan difabel.

“Vaksinasi terbukti mampu melindungi masyarakat dari perburukan akibat terpapar Covid-19. Oleh sebab itu akselerasi kita lakukan baik di wilayah-wilayah yang capaiannya sudah tinggi, termasuk wilayah-wilayah aglomerasi, sehingga lalu lintas masyarakat, aktivitas masyarakat, di wilayah tersebut bisa berjalan dengan lancar, dengan perlindungan vaksinasi baik dosis 1 maupun dosis 2,” jelasnya.

“Oleh sebab itu, pada siang hari ini kita melaksanakan vaksinasi dan terus kita laksanakan untuk mencapai target 70 persen dari setiap daerah. Semoga pelaksanaan vaksinasi ini juga berjalan lancar dan kegiatan perekonomian juga akan berjalan dengan lancar dan baik,” tambah Panglima TNI.

Lebih lanjut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menambahkan, keberhasilan penanganan Covid-19 di Jawa Timur tidak luput dari kerja keras bersama dan kekompakan pemerintah daerah dalam hal ini Forkopimda, baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota, yang solid dan kompak dalam melakukan langkah-langkah. langkah menghadapi dan mengendalikan laju pertumbuhan Covid-19, dari progres vaksinasi yang dilaksanakan, Kapolri mendapatkan laporan dari rata-rata 2 juta sehari yang diharapkan bapak Presiden.

“Kemudian di wilayah Jawa Timur sendiri yang berada di angka kurang lebih 300.000 kalau tidak salah. Itu sudah beberapa kali targetnya bisa tercapai, bahkan di beberapa kali kunjungan angka-angkanya terus mengalami peningkatan,” ucap Kapolri dihadapan awak media.

Selain itu, kata Kapolri. Diharapkan nanti atau besok pagi, kita mendapatkan laporan bahwa target capaian harian untuk vaksinasi bisa melebihi prestasi.

“Tentunya ini menjadi prestasi bagi seluruh rekan-rekan. Ini tentunya harus terus ditingkatkan untuk mencapai vaksinasi 70 persen dalam membentuk komunitas kekebalan yang diharapkan,” harapannya.

“Seiring dengan hal tersebut, kita juga melihat bahwa PPKM di wilayah Jawa Timur terus mengalami penurunan, bahkan di Blitar saat ini sedang menjadi panutan untuk PPKM level 1, dan sebagian besar juga PPKM level 2. Ini tentunya harus terus-menerus diikuti karena memang aktivitas meningkat seiring dengan diturunkannya PPKM yang ada di wilayah Jawa Timur,” paparnya.

Ini tentunya menjadi perhatian kita semua agar pada saat aktivitas masyarakat mulai meningkat laju pertumbuhan Covid-19 tetap bisa kita kendalikan, strateginya adalah bagaimana menegakkan prokes secara ketat, di sisi lain kegiatan vaksinasi juga harus ditingkatkan sehingga pencapaian 70 persen itu betul-betul bisa terlaksana.

“Kemudian saya selalu mengingatkan bahwa di wilayahwilayah yang terjadi kegiatan, terjadi kerumunan masyarakat, tolong dipasang aplikasi peduli lindungi, sehingga kemudian seluruh aktivitas masyarakat yang masuk di tempat tersebut bisa termonitor. Mana yang belum vaksin, mana yang sudah vaksin dan mana yang ada riwayat kontak erat, atau positif, sehingga kemudian bisa dilakukan langkah karantina sementara sebelum dilaksanakan treatment lanjutan, apakah dimasukkan ke isolasi terpusat ataukah dirawat di rumah sakit,” pesan Kapolri.

“Ini tentunya kita imbau untuk terus dilakukan, sehingga kegiatan vaksinasi berjalan dengan baik, prokesnya berjalan dengan baik, kegiatan 3T-nya juga terus-menerus ditingkatkan. Sehingga laju pengendalian Covid-19, pertumbuhan covid yang semakin terus turun bisa dikendalikan,” imbaunya.

Apresiasi juga disampaikan Kapolri untuk keberhasilan Forkopimda Jatim, atas kekompakan, tentunya hal ini dapat menjadi contoh untuk daerah lain.

“Sekali lagi, terima kasih kepada seluruh rekan-rekan Forkopimda, baik provinsi, Bu gubernur, Pak pangdam, Pak Kapolda yang selalu solid dan kompak, ini tentunya menjadi contoh bagi wilayah-wilayah lain untuk bisa melakukan hal yang sama. Sekali lagi, selamat terus pertahankan dan mudah-mudahan targetting yang diharapkan bisa segera tercapai,” pungkas Kapolri. (red/tnpj)

Tutup