Resmi Naik Tipe Jadi Polresta Klaten, Kapolda Jateng Minta Tingkatkan Pelayanan dan Profesionalisme
M-Radar News, Klaten – Kepolisian Resor (Polres) Klaten, resmi naik tipe menjadi Kepolisian Resor Kota (Polresta) Klaten. Pengukuhan peningkatan tipe tersebut dipimpin langsung Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, di halaman Mapolresta Klaten, Rabu (15/7/2026).
Prosesi pengukuhan dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polda Jawa Tengah, para kapolres se-Soloraya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran personel Polresta Klaten.
Pengukuhan ditandai dengan pembacaan Keputusan Kapolri tentang peningkatan tipe Polres Klaten menjadi Polresta Klaten, penyematan tanda lokasi, penyerahan keputusan, penandatanganan berita acara dan prasasti, serta peluncuran (launching) Polresta Klaten oleh Kapolda Jawa Tengah.
Dalam amanatnya, Kapolda Jateng menegaskan, bahwa perubahan status tersebut bukan sekadar pergantian nomenklatur, melainkan amanah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Peningkatan tipe Polres Klaten menjadi Polresta Klaten merupakan momentum penting bagi keluarga besar Polda Jawa Tengah, khususnya jajaran Polres Klaten. Perubahan ini bukan hanya sekadar perubahan nomenklatur, tetapi juga bentuk kepercayaan sekaligus tuntutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Kapolda.
Menurutnya, Kabupaten Klaten memiliki posisi strategis dari sisi mobilitas ekonomi, pendidikan, pariwisata, hingga dinamika sosial. Karena itu, organisasi kepolisian dituntut semakin responsif dan adaptif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Status baru sebagai Polresta harus diikuti dengan kemampuan organisasi yang lebih responsif dan adaptif dalam menjaga kamtibmas,” tegasnya.
Kapolda juga mengingatkan, bahwa meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap institusi Polri harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi seluruh personel. Ia meminta momentum kenaikan tipe ini dijadikan titik awal perubahan budaya kerja yang lebih profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan.
“Jadikan momentum ini sebagai titik awal perubahan budaya kerja yang lebih baik. Tuntutan masyarakat terhadap Polri semakin besar. Satu-satunya cara mempertahankan kepercayaan publik adalah terus belajar, berlatih, dan menjaga kerendahan hati. Saya yakin Polresta Klaten akan mampu,” katanya.
Upacara pengukuhan diikuti 20 pleton yang terdiri atas personel TNI, Polri, ASN Polresta Klaten, Saka Bhayangkara, hingga pelajar SMA di Kabupaten Klaten. Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan prasasti Jembatan Merah Putih, fasilitas baru di lingkungan Mapolresta Klaten.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama di Aula Satya Haprabu Mapolresta Klaten. Acara diisi dengan pemutaran video selayang pandang perjalanan Polresta Klaten dan pembangunan Jembatan Merah Putih, pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur, serta penyerahan santunan kepada 52 anak yatim dari Pondok Pesantren Aitam 2 Indonesia, Kecamatan Ngawen.
Menutup sambutannya, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses peningkatan tipe Polres Klaten menjadi Polresta Klaten.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung peningkatan tipe ini. Mohon doa restu masyarakat Klaten agar perubahan ini membawa manfaat dan keberkahan. Selamat kepada Polresta Klaten, semoga menjadi semangat baru untuk bekerja lebih baik, lebih profesional, lebih humanis, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Seluruh rangkaian pengukuhan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Dengan status baru sebagai Polresta, diharapkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat Kabupaten Klaten semakin optimal serta mampu menjawab berbagai tantangan keamanan melalui organisasi yang lebih kuat, profesional, dan adaptif.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.









