Militer AS Rencana akan Siarankan Langsung Eksekusi Mati Pelaku Penembakan Fort Hood
M-Radar News, Internasional – Militer Amerika Serikat akan menyiarkan secara langsung eksekusi mati Nidal Hasan, mantan psikiater Angkatan Darat yang melakukan penembakan massal di pangkalan militer Fort Hood pada 2009.
Hukuman eksekusi yang dijadwalkan akan berlangsung, pada 3 Desember 2026 mendatang, dan akan dilakukan dengan regu tembak.
Seorang pejabat Pentagon mengonfirmasi, bahwa eksekusi Hasan akan disiarkan secara langsung, meskipun rincian teknisnya belum diumumkan.
Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth juga menyatakan, bahwa proses eksekusi akan dilakukan secara terbuka dan dapat disaksikan oleh publik. “Hasan akan menghadapi regu tembak dari militer sebagai eksekutor dikutib afp, Kamis (8/10/2026).
Penembakan di Fort Hood dilakukan oleh Nidal Hasan pada tahun 2009, yang menewaskan 13 orang dan melukai puluhan lainnya. Sebagian besar korban tewas adalah anggota militer.
Hasan sendiri terluka akibat ditembak oleh petugas kepolisian sipil, sehingga mengalami kelumpuhan sebagian tubuh.
Pada 2013, ia dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan militer setelah persidangan yang berlangsung singkat dan di mana ia memilih membela diri tanpa menghadirkan saksi atau memberikan kesaksian.
Kasus Hasan sempat menarik perhatian karena latar belakangnya yang menentang keterlibatan militer AS di Irak dan Afghanistan, serta hubungannya dengan ulama radikal Anwar al-Awlaki.
Eksekusi ini telah disetujui oleh Presiden Donald Trump pekan ini, menandai tahap akhir dari proses hukum atas aksi penembakan tragis tersebut.
Langkah militer AS menyiarkan langsung eksekusi ini bertujuan untuk menunjukkan, bahwa tindakan Hasan memiliki konsekuensi serius dan transparansi dalam pelaksanaan hukuman mati di lingkungan militer.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.















