M-RADARNEWS.COM, BALI – Tim Penertiban Utilitas Kabupaten Badung, kembali melaksanakan penertiban jaringan utilitas di sepanjang Jalan Raya Basangkasa, Kelurahan Seminyak, Kecamatan Kuta, pada Jumat (24/04/2026).
Dimotori langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung dan melibatkan sejumlah OPD terkait, APJATEL, Telkom Indonesia, serta pendampingan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, dalam menata kabel utilitas yang semrawut sekaligus meningkatkan estetika kawasan dan keselamatan masyarakat.
Kabid Bina Marga PUPR Badung, Teddy Widnyana Putra menyampaikan, bahwa penertiban ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati dan Wakil Bupati Badung, untuk menata jaringan utilitas yang semrawut. Penertiban ini secara rutin dua kali dalam sebulan.
“Penertiban ini sudah dilaksanakan sejak tahun lalu dan sejumlah wilayah telah ditata. Sesuai arahan pimpinan, kegiatan ini kini kami lakukan dua kali dalam sebulan untuk mempercepat penataan jaringan utilitas yang semrawut,” ujarnya.
Teddy Widnyana menambahkan, selain menjaga keindahan kawasan, langkah tersebut juga bertujuan meningkatkan keselamatan pejalan kaki yang melintas di sepanjang Jalan Raya Basangkasa.
Di sisi lain, Kasatpol PP Badung, I G.A.K. Suryanegara menegaskan, bahwa Pemkab Badung telah menyediakan fasilitas bagi provider untuk memindahkan kabel ke bawah trotoar. Namun, bila masih ditemukan kabel yang tetap terpasang di atas, maka akan dikenakan sanksi tindak pidana ringan.
“Jika setelah penertiban ini masih ada provider yang membandel, kabelnya akan kami turunkan. Mereka juga dapat dikenakan sanksi Tindak Pidana Ringan berupa denda hingga Rp50 juta atau kurungan paling lama enam bulan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Kaling Basangkasa, I Wayan Gde Budi Indrawan mengapresiasi langkah Pemkab Badung, yang konsisten melakukan penertiban utilitas di wilayahnya. Ia berharap, kegiatan ini terus dilaksanakan secara rutin.
“Semoga ke depan Badung bersih dari kabel semrawut dan tiang-tiang yang tidak tertata. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya seremonial, namun dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya. (rd/prkp)
