BALI, (M-RADARNEWS.COM),- Pada hari, Senin, 14 Januari 2019, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna, SH melantik Neneng Sariyani Putri pada acara Rapat Paripurna Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kabupaten Buleleng di Ruang Sidang Paripurna, Senin, 14 Januari 2019.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Gede Supriatna usai melantik Neneng Sariyani Putri yang menggantikan Haji Mulyadi Putra, S.Sos mengucapkan selamat bertugas dan meminta untuk bekerja sebaik-baiknya dalam membangun Kabupaten Buleleng lebih baik kedepannya. Adapun dasar dari pelantikan tersebut, yaitu Surat Gubernur Bali No. 2228/01-A/HK/2018 tentang Peresmian/Pemberhentian Anggota DPRD Kabupaten Buleleng.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST juga menyampaikan selamat Ibu Neneng Sariyani Putri, semoga dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Dan kepada Bapak Haji Mulyadi Putra, Bupati Buleleng yang akrab disapa PAS itu juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan selama menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Bukan itu saja, Bupati PAS juga mengajak seluruh komponen masyarakat Buleleng untuk selalu menjaga semangat persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan partisipasi dalam pembangunan di Kabupaten Buleleng, sehingga cita-cita untuk mewujudkan Buleleng yang mandiri, sejahtera, damai dan lestari berlandaskan Tri Hita Karana dapat terwujud.

Ditemui usai pelantikan, Neneng Sariyani dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa setelah hari ini dirinya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu kepada Haji Mulyadi terkait program kerja yang sudah dilaksanakan dan yang akan dilaksanakan.

“Setelah pelantikan ini, Saya segera akan melakukan koordinasi dengan Bapak Haji Mulyadi terkait program kerja yang sudah dan belum terlaksana,” ungkapnya, Senin (14/1/2019).

Selain itu, dari diri Saya pribadi juga akan menyusun program kerukunan umat beragama, khususnya di Kecamatan Gerokgak”. Ujar Neneng Sariyani. Menurut Neneng Sariyani, hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan perpecahan kerukunan umat beragama di Kecamatan Gerokgak dan juga sebagai salah satu bentuk menjaga keamanan demi mensukseskan Pemilu Tahun 2019. (Tim/Hum)

Facebook Comments Box