Nahuel Molina Jadi Andalan di Lini Belakang Argentina Saat Kalahkan Mesir 3-2
M-Radar News, Bek kanan Argentina, Nahuel Molina, tampil sebagai starter dan menjadi bagian penting dalam kemenangan dramatis timnya atas Mesir dengan skor 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7/7) malam WIB. Pertandingan yang berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Amerika Serikat, itu menyajikan drama dan kontroversi.
Molina, yang bermain untuk klub Italia, dipercaya pelatih Lionel Scaloni mengisi posisi bek kanan dalam formasi 4-4-2. Ia berduet dengan Cristian Romero, Lisandro Martinez, dan Nicolas Tagliafico di lini belakang. Sepanjang laga, Molina menunjukkan performa solid meski Argentina sempat tertinggal 0-2.
Mesir unggul lebih dulu melalui sundulan Yasser Ibrahim pada menit ke-15 memanfaatkan umpan lambung Marwan Attia. Argentina mendapat peluang menyamakan kedudukan melalui penalti setelah Nicolas Tagliafico dijatuhkan, namun eksekusi Lionel Messi berhasil ditepis kiper Mostafa Shobeir.
Pada babak kedua, Mesir menggandakan keunggulan melalui Mostafa Zico pada menit ke-67. Gol tersebut bermula dari serangan balik cepat yang dipimpin Mohamed Salah. Namun, Argentina bangkit dan mencetak gol balasan melalui Cristian Romero pada menit ke-79 setelah menerima umpan dari Messi.
Messi kemudian menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-83 melalui sepakan keras dari dalam kotak penalti. Gol kemenangan Argentina dicetak oleh Enzo Fernandez pada menit ke-90+3, memastikan tim Tango lolos ke perempat final.
Nahuel Molina bermain penuh selama 90 menit dan berkontribusi dalam menjaga pertahanan Argentina. Menurut catatan FIFA, Molina mencatatkan beberapa intersepsi dan tekel sukses. Penampilannya menjadi salah satu kunci Argentina bisa bangkit dari ketertinggalan dua gol.
Pelatih Mesir, Hossam Hassan, seusai pertandingan melontarkan tuduhan bahwa FIFA lebih memihak Argentina dan Lionel Messi. Ia menyoroti beberapa keputusan wasit yang dinilai merugikan timnya, termasuk gol Zico yang dianulir pada menit ke-58 dan penolakan penalti untuk Mesir.
Mesir telah mengajukan protes resmi kepada FIFA atas keputusan wasit dalam pertandingan tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan adanya bias sistematis. Pertandingan ini tetap menjadi salah satu laga paling kontroversial di Piala Dunia 2026.
Argentina selanjutnya akan menghadapi lawan di babak perempat final. Dengan kemenangan ini, Argentina menunjukkan mental juara meski sempat tertinggal dua gol. Nahuel Molina dan rekan-rekannya kini fokus pada pertandingan berikutnya.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.










