Guru SD di Bali Ditahan Polisi Usai Cabuli Siswi 12 Tahun Empat Kali
M-Radar News, Buleleng – Polres Buleleng menetapkan seorang guru sekolah dasar (SD) berinisial MGAW sebagai tersangka atas dugaan pencabulan terhadap siswinya yang masih berusia 12 tahun. Pelaku kini telah ditahan di Mapolres Buleleng untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, mengonfirmasi bahwa tersangka diamankan tanpa perlawanan di kediamannya pada Selasa (28/7). Saat ini polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dengan tindakan serupa.
Kronologi dan Fakta Kasus
Perbuatan cabul tersebut terungkap setelah orang tua korban mendapat informasi dari bibi korban. Korban mengaku telah mengalami tindakan tidak senonoh oleh gurunya sebanyak empat kali. Polres Buleleng menerima laporan pada Jumat (24/7) dan langsung melakukan penyelidikan.
“Betul, sudah tersangka. Sudah ditahan, diamankan sejak Selasa (28/7). Ditangkap di rumahnya,” ujar Kapolres Ruzi Gusman pada Kamis (30/7).
Pendampingan untuk Korban
Selama proses hukum berlangsung, Polres Buleleng memastikan korban mendapatkan pendampingan melalui Pemerintah Kabupaten dan Balai Pemasyarakatan (Bapas). Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menambahkan bahwa tim psikolog dari Dinas Sosial telah turun untuk membantu pemulihan kondisi psikologis korban.
“Hari itu juga, ada tim pendampingan dari psikolog kami, dari Dinas Sosial,” kata Sutjidra.
Usulan Pemberhentian Sementara
Bupati Buleleng mengungkapkan bahwa usulan pemberhentian sementara telah diajukan terhadap MGAW yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kebijakan ini diambil hingga perkara selesai dan keputusan berkekuatan hukum tetap (inkracht) dikeluarkan.
“Saya juga sangat sedih seorang guru melakukan hal yang demikian. Pencabulan terhadap anak didiknya, saya kira saya harus mengambil tindakan untuk sementara,” ujar Sutjidra.
Setelah inkracht, Pemkab Buleleng akan menentukan langkah selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, polisi terus mengembangkan penyelidikan untuk mencari kemungkinan adanya korban lain.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












