Knalpot Brong Picu Keributan di Cikunir Bekasi, Polisi Terima Tiga Laporan

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Verdika Bagus Prasetya. Foto: dok/ist/kmpr.

M-Radar News, Bekasi – Polisi di Bekasi menerima tiga laporan terkait perselisihan yang dipicu oleh penggunaan knalpot brong di kawasan Cikunir, Kelurahan Jaka Mulya, Bekasi Selatan. Kejadian ini berujung pada tindak kekerasan dan perusakan yang melibatkan beberapa pihak.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Verdika Bagus Prasetya mengungkapkan, bahwa dua dari tiga laporan tersebut berkaitan dengan dugaan kekerasan, sementara satu laporan lainnya terkait dugaan perusakan.

“Polisi menerima sebanyak tiga laporan terkait perselisihan di kawasan Cikunir,” kata Kompol Verdika Bagus dikutib, pada Kamis (1/10/2026).

Rangkaian Kejadian Perselisihan

Laporan pertama dibuat oleh AM di Polres Metro Bekasi Kota. Menurut keterangan AM, perselisihan bermula sekitar pukul 20.00 WIB ketika dirinya bersama kedua anaknya menegur sekelompok orang yang membunyikan sepeda motor dengan knalpot brong sehingga mengganggu ketenangan.

Akhirnya, teguran tersebut memicu perselisihan yang berujung pada kekerasan fisik. AM dan kedua anaknya mengalami luka akibat pemukulan.

Laporan kedua datang dari RF di Polsek Bekasi Selatan. RF menjelaskan, bahwa perselisihan dimulai saat seseorang mengarahkan senter ke rekannya yang sedang berada di lokasi servis motor.

Perselisihan lisan kemudian meningkat, dan saat RF berusaha melerai, ia malah menjadi korban kekerasan dengan dipukul dan dicekik, sehingga mengalami luka.

Laporan ketiga dibuat oleh DS, istri AM, di Polres Metro Bekasi Kota. DS melaporkan dugaan perusakan di kediamannya sekitar pukul 22.00 WIB.

Sejumlah orang diduga menarik pagar rumah hingga terjatuh, menggedor pintu, serta menendang dua sepeda motor yang mengakibatkan kerusakan pada kendaraan tersebut.

Proses Penyelidikan Polisi

Ketiga laporan tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota, dan Unit Reskrim Polsek Bekasi Selatan.

Polisi mendalami setiap keterangan dari pihak-pihak yang terlibat untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian dan mencari penyelesaian yang tepat.

Perselisihan ini awalnya menjadi perhatian, karena suara bising dari knalpot brong yang digunakan di sebuah bengkel motor di kawasan Royal Cikunir. Keluhan warga terhadap kebisingan tersebut memicu ketegangan.

Kapolsek Bekasi Selatan AKP Rumangga Putratama Napitupulu menjelaskan, bahwa pemilik bengkel motor sempat dipukul oleh warga. Pemilik bengkel dan rekannya kemudian membalas dengan mendatangi warga, yang menyebabkan keributan berlanjut dan memicu kekerasan serta perusakan.

“Awal mulanya si pemilik bengkel dipukul oleh warga. Kemudian, berlanjut kepada si pemilik bengkel bersama teman-temannya melakukan pembalasan kepada warga,” ujar Rumangga.

Peristiwa ini sempat viral di media sosial, di mana video keributan antara sejumlah orang di sebuah rumah beredar luas, menambah perhatian publik terhadap kasus ini.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan penyelesaian kasus kepada pihak berwajib, agar proses hukum berjalan sesuai aturan dan kedamaian dapat segera terwujud di lingkungan tersebut.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup