Perkuat Pemberantasan Narkoba, Lapas Banyuwangi dan BNNK Gelar Deklarasi P4GN serta Tes Urine
M-Radar News, Banyuwangi – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi, memperkuat komitmen dalam mencegah penyalahgunaan dan memberantas peredaran gelap narkotika melalui deklarasi bersama dan pelaksanaan tes urine bagi pegawai lapas.
Kegiatan Deklarasi Komitmen Bersama Sinergi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) tersebut berlangsung di Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Rabu (7/10/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba sekaligus memperkuat kolaborasi antarlembaga.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Solichin bersama Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rahmat Kurniawan. Selain deklarasi, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine terhadap seluruh pegawai Lapas Banyuwangi sebagai bentuk pengawasan dan komitmen nyata dalam mendukung program P4GN.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang disampaikan, seluruh pegawai yang menjalani tes urine dinyatakan negatif narkoba. Hasil tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat integritas aparatur serta memastikan lingkungan kerja tetap kondusif dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Solichin menegaskan, bahwa sinergi dengan BNNK Banyuwangi memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program P4GN di lingkungan pemasyarakatan.
“Langkah ini sangat baik dalam mendukung pelaksanaan program P4GN di lingkungan Lapas Banyuwangi. Sinergi dan kolaborasi seperti ini sangat perlu terus didukung dan ditingkatkan demi mewujudkan lapas yang benar-benar bersih dan bebas dari narkoba,” ujar Solichin melalui rilis yang diterima redaksi, Sabtu (10/10/2026).
Sementara itu, Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rahmat Kurniawan mengapresiasi dukungan dan keterbukaan jajaran Lapas Banyuwangi dalam upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan narkotika.
Ia menekankan, bahwa upaya P4GN memerlukan komitmen bersama dan keterlibatan berbagai pihak. Kerja sama lintas instansi dinilai penting untuk memperkuat pencegahan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman narkotika.
“Perang terhadap P4GN merupakan hal yang membutuhkan dukungan penuh dan komitmen bersama dari berbagai pihak. Kerja sama yang terjalin erat dengan Lapas Banyuwangi ini menjadi bukti nyata bahwa kita bergerak bersama dalam membentengi instansi dan masyarakat dari bahaya narkotika,” tegas Rahmat.
Melalui deklarasi dan tes urine tersebut, Lapas Banyuwangi dan BNNK Banyuwangi, berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi serta pengawasan secara berkala.
Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sekaligus menutup celah peredaran gelap narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Dengan langkah tersebut, kedua instansi berharap dapat mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, berintegritas, dan bebas dari narkoba, sekaligus mendukung upaya pemberantasan narkotika secara berkelanjutan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












